Viral Video Siswa Berkelahi dengan Guru karena Ponselnya Disita

Kompas.com - 04/12/2019, 18:06 WIB
Beredar video yang menampilkan seorang siswi memukul gurunya diduga tidak terima ponselnya disita. Facebook: Vidio KitaBeredar video yang menampilkan seorang siswi memukul gurunya diduga tidak terima ponselnya disita.

KOMPAS.com - Seorang siswi (S) yang tengah berkelahi dengan gurunya (AS) terekam dalam video yang beredar di media sosial pada Selasa (3/12/2019).

Awalnya, video berdurasi 3 menit 3 detik ini diunggah oleh akun Facebook Vidio Kita.

Disebutkan narasi yang menceritakan bahwa siswi tersebut berkelahi dengan gurunya diduga karena persoalan ponsel murid yang disita.

Berikut bunyi narasinya:

"Tidak terima hp'a disita guru
siswi mts ini berantem dengan gurunya
menurut kalian siapa yang salah gaeeeeeeess?????
kalau menurut mimin admin sih siswinya
GURU SEPERTI TIDAK ADA WIBAWANYA DI MATA MURID INI
tkp:smp negiri bulukumba"

Hingga kini, unggahan tersebut telah ditayangkan sebanyak 9.500 kali dan telah dibagikan sebnanyak 124 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan, AKP Bery Juana Putra mengungkapkan bahwa peristiwa yang terekam pada video yang viral tersebut terjadi di SMP 20 Bulukumba, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Senin (2/12/2019).

"Pada Senin tanggal 2 Desember 2019 sekitar jam 10.30 WITA, korban terlihat oleh gurunya sedang mengambil handphone dari bagasi motor dan memasukkan handphone tersebut ke dalam bajunya," ujar Bery saat dikonfirmasi Kompas.com pada Rabu (4/12/2019).

Setelah ketahuan oleh AS, pelajar 14 tahun itu mengaku tidak memasukkan ponsel itu ke dalam pakaiannya.

Namun, setelah diperiksa oleh AS, ponsel tersebut ditemukan dan dilakukan penyitaan.

Penyitaan itu dilakukan karena pihak sekolahan sedang melaksanakan ujian.

"Namun, karena korban tadi tidak mau menyerahkan handphone tersebut sehingga terjadi tarik-menarik dan korban seolah-olah melawan sehingga terjadi penganiayaan oleh gurunya dengan cara menempeleng dan memukul dada siswa," lanjut dia.

Baca juga: Viral Anak Kecil Tutup Perlintasan Kereta Api dengan Tali Rafia, Ini Penjelasannya

Upaya peleraian

Melihat kejadian tersebut, sejumlah siswa lainnya berusaha melerai pertengkaran antara guru dan siswi tersebut.

Salah satu guru, Muhammad Arman pun turut melerai kejadian itu dengan mengingatkan murid tersebut untuk tidak memukul AS.

"Selanjutnya mereka dipisahkan dan korban dibawa ke ruang guru BP untuk ditanya permasalahannya," ujar Bery.

Tetapi, S merasa takut hingga tidak sadarkan diri. Sehingga korban dibawa ke rumahnya.

Kemudian, pihak kepolisian mendatangi rumah S dan menanyakan kejadian yang terjadi dan meminta adanya koordinasi antara orangtua S dengan pihak kepolisian.

Adapun koordinasi ini guna membahas penanganan korban untuk diluruskan kasusnya bersama gurunya, mengingat S masih sekolah.

Kemudian, pihak kepolisian mempertemukan AS dengan orangtua S di Kantor Polsek Bulukumba.

Dari hasil pertemuan itu, orangtua S sepakat berdamai dan tidak mempermasalahkan kasus tersebut dan tidak melaporkan AS kepada pihak berwajib.

Bery mengungkapkan tidak ada luka-luka dari perkelahian tersebut.

"Karena mereka sepakat untuk berdamai dan tidak buat laporan. Jadi, untuk luka-luka hasil visumnya tidak ada, tapi hanya terjadi tarik-menarik antara siswa dengan guru," ujar Bery.

Tak hanya itu, kedua pihak juga telah menandatangani surat pernyataan persetujuan damai.

Baca juga: Viral Video Petugas SPBU Layani Pembelian BBM dengan Tandon Air

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Fungsi Otak Bisa Dimulai di Usia 20-an, Bagaimana Mencegahnya?

Penurunan Fungsi Otak Bisa Dimulai di Usia 20-an, Bagaimana Mencegahnya?

Tren
Viral, Wanita Ini Temukan Jodoh Melalui 'Mutualan' di Twitter, Ini Kisahnya...

Viral, Wanita Ini Temukan Jodoh Melalui "Mutualan" di Twitter, Ini Kisahnya...

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Gedung WTC Dibom, 6 Meninggal, 1.000 Lainnya Luka-luka

Hari Ini dalam Sejarah: Gedung WTC Dibom, 6 Meninggal, 1.000 Lainnya Luka-luka

Tren
Jadwal SKD CPNS Kemenag Aceh Dirilis, Cek Daftar 30 Wilayah yang Sudah Umumkan

Jadwal SKD CPNS Kemenag Aceh Dirilis, Cek Daftar 30 Wilayah yang Sudah Umumkan

Tren
[POPULER TREN] Update Virus Corona di Timur Tengah | Banjir Jakarta

[POPULER TREN] Update Virus Corona di Timur Tengah | Banjir Jakarta

Tren
Satu Orang Positif Virus Corona, 1.000 Tamu Hotel di Pulau Tenerife, Spanyol, Dikarantina

Satu Orang Positif Virus Corona, 1.000 Tamu Hotel di Pulau Tenerife, Spanyol, Dikarantina

Tren
Swiss, Austria dan Kroasia Laporkan Kasus Virus Corona Pertama

Swiss, Austria dan Kroasia Laporkan Kasus Virus Corona Pertama

Tren
Pejabat Kementerian Kesehatan Iran Positif Terinfeksi Virus Corona

Pejabat Kementerian Kesehatan Iran Positif Terinfeksi Virus Corona

Tren
2.838 Personel Normalkan Gardu Listrik Terdampak Banjir Jakarta, Ini Daftar Lokasinya..

2.838 Personel Normalkan Gardu Listrik Terdampak Banjir Jakarta, Ini Daftar Lokasinya..

Tren
Jakarta Banjir, Viral Deretan Kendaraan Terobos dan Halangi Rute TransJakarta

Jakarta Banjir, Viral Deretan Kendaraan Terobos dan Halangi Rute TransJakarta

Tren
Ribuan Unta Serbu Jalanan Usai Serangan Udara di Pelabuhan Tripoli, Libya

Ribuan Unta Serbu Jalanan Usai Serangan Udara di Pelabuhan Tripoli, Libya

Tren
200 Ribu Jamaah Gereja Shincheonji di Korsel akan Dites Terkait Virus Corona

200 Ribu Jamaah Gereja Shincheonji di Korsel akan Dites Terkait Virus Corona

Tren
Ramai Kereta Anjlok di Stasiun Jayakarta, Ini Penjelasannya...

Ramai Kereta Anjlok di Stasiun Jayakarta, Ini Penjelasannya...

Tren
Mahathir Mohamad Mundur, Ini yang Perlu Diketahui soal Gejolak Politik di Malaysia

Mahathir Mohamad Mundur, Ini yang Perlu Diketahui soal Gejolak Politik di Malaysia

Tren
977 Kasus Positif, Kenapa Infeksi Virus Corona di Korea Selatan Meningkat Cepat?

977 Kasus Positif, Kenapa Infeksi Virus Corona di Korea Selatan Meningkat Cepat?

Tren
komentar
Close Ads X