Selain Idrus Marham, 4 Kasus Pengurangan Hukuman Koruptor Pada PK 2019

Kompas.com - 04/12/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

KOMPAS.com - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi mantan Sekretaris Jenderal Idrus Marham di tingkat kasasi.

Sebelumnya, Idrus terjerat kasus suap terkait proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1.

Selain Idrus, kasus ini juga menjerat pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo dan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih. Keduanya juga telah divonis bersalah.

Pada tingkat pertama, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Jakarta Pusat memberikan hukuman berupa 3 tahun penjara dengan kewajiban membayar denda Rp 150 juta subsider 2 bulan kurungan.

Kemudian, pada tingkat banding, hukuman Idrus diperberat menjadi 5 tahun penjara dengan kewajiban denda Rp 200 juta dengan subsider 2 bulan kurungan.

Sementara, dalam putusan terbaru, MA menjatuhkan pidana penjara 2 tahun dengan denda Rp 50 juta dan subsider 3 bulan kurungan. Putusan tersebut dijatuhkan oleh majelis hakim MA pada Senin (2/12/2019).

Baca juga: MA Potong Masa Hukuman Idrus Marham, Politisi Golkar: Alhamdulillah, Saya Bersyukur

Dalam putusan tersebut, hakim menjelaskan bahwa secara fisik, Idrus tak menikmati suap. Namun, ia mengetahui dan menghendaki adanya penerimaan uang oleh Eni. Idrus juga secara aktif membujuk Kotjo agar menerima uang kepada Eni.

Melansir dari berbagai pemberitaan Kompas.com, sebelum Idrus, berikut adalah sederet kasus korupsi yang pernah menerima pengurangan hukuman oleh MA:

1. Irman Gusman

Mahkamah Agung (MA) mengurangi hukuman mantan Ketua DPD Irman Gusman menjadi 3 tahun penjara pada tingkat Peninjauan Kembali (PK).

Selain itu, Irman didenda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan, majelis hakim PK juga mencabut hak politik Irman selama 3 tahun terhitung dari selesainya Irman menjalani masa pidana pokoknya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X