Jika UN Dihapus, Apa Pengganti Idealnya?

Kompas.com - 01/12/2019, 16:07 WIB
Siswa kelas IX SMP N 1 Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah melaksanakan ujian nasional di tenda darurat, Senin (23/4/2018). Gedung sekolah tersebut mengalami kerusakan berat pasca-gempa tektonik lokal yang terjadi pada Rabu, 18 April lalu. KOMPAS.com/M IQBAL FAHMISiswa kelas IX SMP N 1 Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah melaksanakan ujian nasional di tenda darurat, Senin (23/4/2018). Gedung sekolah tersebut mengalami kerusakan berat pasca-gempa tektonik lokal yang terjadi pada Rabu, 18 April lalu.

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melontarkan rencananya akan menghapus Ujian Nasional s(UN) etelah tahun 2020.

Pada Sabtu (30/11/2019), Nadiem menyebutkan, Kemendikbud masih menggodok rencana penghapusan UN untuk direalisasikan pada tahun ajaran mendatang.

Jika benar akan dihapuskan, apa sistem evaluasi yang ideal diterapkan untuk menggantikan UN?

Pengamat Pendidikan Darmaningtyas menyebutkan, ujian nasional memang seharusnya sudah tidak dijalankan.

Alasannya, karena sistem penerimaan siswa baru yang mengacu pada sistem zonasi.

Jika memang penghapusan UN direalisasikan, maka para guru dapat melakukan evaluasi yang dinilai paling relevan dan memungkinkan untuk menguji kualitas anak didiknya.

"Sudah enggak perlu, evaluasi kan enggak harus lewat ujian nasional, bisa berbagai macam cara," kata Darmaningtyas, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (1/12/2019).

Baca juga: Rencana Penghapusan UN, Akankah Kali Ini Terealisasi?

Ia menilai, menilai kualitas siswa menjadi tanggung jawab guru pengampu.

Oleh karena itu, ada berbagai cara evaluasi yang bisa dilakukan, tanpa penyeragaman melalui UN.

Sementara, kualitas lembaga pendidikan akan terus dikawal oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) yang rutin mengadakan penilaian sebuah lembaga pendidikan.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X