UGM Buka Lowongan Pegawai Tetap untuk Jenjang SMK hingga S2, Ini Perinciannya

Kompas.com - 01/12/2019, 13:40 WIB
Pengumuman seleksi penerimaan tenaga kependidikan tetap UGM. sdm.ugm.ac.idPengumuman seleksi penerimaan tenaga kependidikan tetap UGM.

KOMPAS.com – Universitas Gadjah Mada ( UGM) membuka kesempatan berkarier sebagai Tenaga Kependidikan Tetap.

Menariknya, lowongan kerja untuk pegawai tetap di kampus biru ini terbuka untuk jenjang lulusan SMK hingga S2.

Lowongan untuk jenjang SMK, terbuka untuk formasi Teknisi Reaktor Kimia.

Adapun pendidikan yang disyaratkan adalah berasal dari jurusan SMK Otomotif.

Sedangkan untuk pendidikan D-III, lowongan terbuka untuk posisi Teknisi Komputer, dan Administrator Sistem Informasi.

Untuk D-III syarat yang dibutuhkan adalah pendidikan berasal dari jurusan Ilmu Komputer/Teknik Komputer/Teknologi Informasi.

Bagi lulusan S1, formasi yang dibuka adalah Pemroses Urusan Internasional di mana kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah Ekonomika dan Bisnis/Ilmu Komunikasi/Bahasa Inggris/Hubungan Internasional/Psikologi.

Serta dibutuhkan pula formasi untuk mengisi posisi Laboran Kimia, dan Laboran Kimia Organik. Untuk kualifikasi pendidikan merupakan S1 dari jurusan kimia.

Baca juga: Kagama Hiasi Menteri Jokowi, UGM: Selamat Bekerja

Syarat Pendaftaran

Lowongan S1 di UGM juga terbuka untuk formasi Teknisi Jaringan Komputer. Kualifikasi Pendidikan untuk posisi ini berasal dari jurusan Ilmu Komputer/Teknik Informatika.

Bagi jenjang S2, lowongan terbuka untuk formasi sebagai Laboran Geofisika, di mana kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan berasal dari jurusan Geosains.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Wanita Ini Temukan Jodoh Melalui 'Mutualan' di Twitter, Ini Kisahnya...

Viral, Wanita Ini Temukan Jodoh Melalui "Mutualan" di Twitter, Ini Kisahnya...

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Gedung WTC Dibom, 6 Meninggal, 1.000 Lainnya Luka-luka

Hari Ini dalam Sejarah: Gedung WTC Dibom, 6 Meninggal, 1.000 Lainnya Luka-luka

Tren
Jadwal SKD CPNS Kemenag Aceh Dirilis, Cek Daftar 30 Wilayah yang Sudah Umumkan

Jadwal SKD CPNS Kemenag Aceh Dirilis, Cek Daftar 30 Wilayah yang Sudah Umumkan

Tren
[POPULER TREN] Update Virus Corona di Timur Tengah | Banjir Jakarta

[POPULER TREN] Update Virus Corona di Timur Tengah | Banjir Jakarta

Tren
Satu Orang Positif Virus Corona, 1.000 Tamu Hotel di Pulau Tenerife, Spanyol, Dikarantina

Satu Orang Positif Virus Corona, 1.000 Tamu Hotel di Pulau Tenerife, Spanyol, Dikarantina

Tren
Swiss, Austria dan Kroasia Laporkan Kasus Virus Corona Pertama

Swiss, Austria dan Kroasia Laporkan Kasus Virus Corona Pertama

Tren
Pejabat Kementerian Kesehatan Iran Positif Terinfeksi Virus Corona

Pejabat Kementerian Kesehatan Iran Positif Terinfeksi Virus Corona

Tren
2.838 Personel Normalkan Gardu Listrik Terdampak Banjir Jakarta, Ini Daftar Lokasinya..

2.838 Personel Normalkan Gardu Listrik Terdampak Banjir Jakarta, Ini Daftar Lokasinya..

Tren
Jakarta Banjir, Viral Deretan Kendaraan Terobos dan Halangi Rute TransJakarta

Jakarta Banjir, Viral Deretan Kendaraan Terobos dan Halangi Rute TransJakarta

Tren
Ribuan Unta Serbu Jalanan Usai Serangan Udara di Pelabuhan Tripoli, Libya

Ribuan Unta Serbu Jalanan Usai Serangan Udara di Pelabuhan Tripoli, Libya

Tren
200 Ribu Jamaah Gereja Shincheonji di Korsel akan Dites Terkait Virus Corona

200 Ribu Jamaah Gereja Shincheonji di Korsel akan Dites Terkait Virus Corona

Tren
Ramai Kereta Anjlok di Stasiun Jayakarta, Ini Penjelasannya...

Ramai Kereta Anjlok di Stasiun Jayakarta, Ini Penjelasannya...

Tren
Mahathir Mohamad Mundur, Ini yang Perlu Diketahui soal Gejolak Politik di Malaysia

Mahathir Mohamad Mundur, Ini yang Perlu Diketahui soal Gejolak Politik di Malaysia

Tren
977 Kasus Positif, Kenapa Infeksi Virus Corona di Korea Selatan Meningkat Cepat?

977 Kasus Positif, Kenapa Infeksi Virus Corona di Korea Selatan Meningkat Cepat?

Tren
Di Sidang HAM PBB, Indonesia Angkat soal Pemberdayaan Perempuan

Di Sidang HAM PBB, Indonesia Angkat soal Pemberdayaan Perempuan

Tren
komentar
Close Ads X