Hari Ini dalam Sejarah: Benazir Bhutto Jadi Perdana Menteri Perempuan Pertama Pakistan

Kompas.com - 01/12/2019, 11:42 WIB
Mendiang PM Pakistan, Benazir Bhutto. AP PhotoMendiang PM Pakistan, Benazir Bhutto.

Namun, tuduhan baru atas korupsi, kesalahan pengelolaan ekonomi, dan menurunnya hukum dan ketertiban, pemerintahannya pun kembali diberhentikan pada November 1996 oleh Presiden Farooq Leghari.

Pemilih pada 1997 cukup rendah. Bhutto pun mengalami kekalahan atas partai Muslim League Pakistan dari Sharif.

Dengan kerja sama Inggris dan Swiss, pemerintahan Sharif melanjutkan tuduhan korupsi kepada Bhutto.

Pada 1999, Bhutto dan suaminya, Asif Ali Zardari, dipenjara dengan berbagai tuduhan tambahan.

Keduanya diduga melakukan korupsi oleh pengadilan Lahore.

Namun, keputusan pun berbalik di pengadilan tinggi pada 2001 karena ditemukan bukti adanya campur tangan pemerintah.

Setelahnya, Bhutto juga tidak memperoleh akomodasi politis dari Pervez Musharraf di tahun 1999.

Permintaannya untuk menghapuskan tuduhan atas dirinya dan suaminya ditolak.

Baca juga: Hari Ini Dalam Sejarah: Pesawat Tak Berawak Mars 2 Tabrak Daratan Mars

Bhutto menghadapi surat perintah penangkapan yang mengharuskan ia kembali ke Pakistan.

Namun, Bhutto tetap tinggal di pengasingan di London dan Dubai dari akhir tahun 1990an.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X