Saat ASN Menjadi "Influencer" Pemerintah...

Kompas.com - 28/11/2019, 18:45 WIB
Ilustrasi influencer ShutterstockIlustrasi influencer

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) berencana melibatkan Aparatur Sipil Negara ( ASN) untuk menjadi " influencer" pemerintah.

Adapun peran ini disinyalir bertujuan untuk menguatkan distribusi informasi terkait program dan prestasi yang telah tercapai.

Diketahui, ada syarat yang harus dipenuhi ASN untuk dapat menjadi "influencer", yakni memiliki jumlah pengikut/followers sebanyak minimal 500 pada akun media sosial Instagram, Facebook, maupun Twitter.

Diretur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo, Prof DR Widodo Muktiyo mengungkapkan bahwa saat ini fungsi Kominfo sebagai government public relation (GPR) masih belum optimal.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, menjelaskan bahwa peran ASN yang menjadi "influencer" ini juga dapat menangkal kabar hoaks yang beredar di media sosial.

Dengan demikian, pihaknya memberi wewenang khusus untuk menyebarkan informasi mengenai program pemerintah kepada masyarakat.

Lantas, apakah dengan memberlakukan kebijakan ini justru menjadi lebih optimal?

Pakar Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia (UI) Eko Prasodjo mengungkapkan bahwa langkah pemerintah menjadikan ASN menjadi "influencer" dirasa lebih efektif dan efisien.

"Menurut saya bagus bahwa media sosial bisa dimanfaatkan untuk mensosialisasikan program pemerintah," ujar Eko saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/11/2019).

Hal tersebut didukungnya, karena melihat kondisi di Indonesia ada sebanyak 62 persen generasi Y dan Z dari total generasi saat ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Lanka dan Jerman Konfirmasi Kasus Pertama Corona di Negaranya

Sri Lanka dan Jerman Konfirmasi Kasus Pertama Corona di Negaranya

Tren
106 Orang Meninggal, 16 Negara Ini Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

106 Orang Meninggal, 16 Negara Ini Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Pesawat Jet AS Ditembak Uni Soviet, 3 Orang Tewas

Hari Ini dalam Sejarah: Pesawat Jet AS Ditembak Uni Soviet, 3 Orang Tewas

Tren
Penumpang Diketahui Merokok di Pesawat, Ini Tanggapan Lion Air

Penumpang Diketahui Merokok di Pesawat, Ini Tanggapan Lion Air

Tren
Menilik Wuhan, Kota Kuno China yang Diisolasi karena Virus Corona

Menilik Wuhan, Kota Kuno China yang Diisolasi karena Virus Corona

Tren
[POPULER TREN] BERITA FOTO: Situasi Kota Wuhan | Hari Ini dalam Sejarah Kapal Tampomas II Tenggelam

[POPULER TREN] BERITA FOTO: Situasi Kota Wuhan | Hari Ini dalam Sejarah Kapal Tampomas II Tenggelam

Tren
Rekap Perkembangan Virus Corona Wuhan dari Waktu ke Waktu

Rekap Perkembangan Virus Corona Wuhan dari Waktu ke Waktu

Tren
Warga China di Malaysia Ini Berusaha Kabur ke Bandara bersama Anak Balitanya yang Diduga Terinfeksi Virus Corona

Warga China di Malaysia Ini Berusaha Kabur ke Bandara bersama Anak Balitanya yang Diduga Terinfeksi Virus Corona

Tren
RSUD Jambi Kirim Sampel Darah Pasien WNA China yang Diduga Terkena Virus Corona ke Jakarta

RSUD Jambi Kirim Sampel Darah Pasien WNA China yang Diduga Terkena Virus Corona ke Jakarta

Tren
BPKP Umumkan Jadwal SKD CPNS di 7 Kota, Ini Daftar Nama dan Sesi Tes

BPKP Umumkan Jadwal SKD CPNS di 7 Kota, Ini Daftar Nama dan Sesi Tes

Tren
Merebaknya Virus Corona, Apakah Bisa Memengaruhi Ekonomi Global?

Merebaknya Virus Corona, Apakah Bisa Memengaruhi Ekonomi Global?

Tren
Diduga Terinfeksi Virus Corona, Bayi Berusia 23 Hari di Hong Kong Masuk Ruang Isolasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, Bayi Berusia 23 Hari di Hong Kong Masuk Ruang Isolasi

Tren
80 Korban Meninggal Virus Corona, Kenali Gejala, Pencegahan dan Perawatannya

80 Korban Meninggal Virus Corona, Kenali Gejala, Pencegahan dan Perawatannya

Tren
Jumlah Kasus Infeksi Virus Corona di 8 Negara Bertambah, Berikut Rinciannya

Jumlah Kasus Infeksi Virus Corona di 8 Negara Bertambah, Berikut Rinciannya

Tren
Dokter Peringatkan, Gejala Virus Corona Bisa Tak Terlihat

Dokter Peringatkan, Gejala Virus Corona Bisa Tak Terlihat

Tren
komentar
Close Ads X