Mengenang Ciputra, dari Atlet Lari, Begawan Properti hingga Kelola Institusi Pendidikan

Kompas.com - 27/11/2019, 10:43 WIB
Chairman Ciputra Grup, Ciputra KOMPAS/JB SURATNOChairman Ciputra Grup, Ciputra

KOMPAS.com - Begawan properti Indonesia, Ir Ciputra meninggal dunia tepat pada usia 88 tahun.

Ciputra meninggal dunia di Singapura pada Rabu (27/11/2019) pukul 01.15 waktu setempat.

Semasa hidupnya, Ciputra bergelut pada bidang properti dan sempat terlibat pada reklamasi dan megaproyek.

Namun, sebelum terjun ke dunia properti, Ciputra dikabarkan juga pernah mencicipi dunia olahraga.

Atlet Lari

Harian Kompas, 19 Januari 1992 menyebutkan, bapak dari empat anak ini pernah menjadi atlet lari 1.500 meter pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-3 di Medan, Sumatera Utara.

Sifat perlombaan itulah yang akhirnya mengantarnya menekuni dunia bisnis yang memiliki karakteristik bersifat kompetitif.

Namun, bisnis menurutnya lebih memiliki kelebihan lantaran tidak harus menang sendiri, tetapi dapat maju secara bersama-sama.

Berdasarkan pemberitaan Harian Kompas, 24 November 1985, dahulunya, Ciputra hanyalah seorang gembala di kampung Pepaya, Parigi, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Meninggal di Usia 88 Tahun, Berikut Sepak Terjang Ciputra

Begawan Properti

Founder Ciputra Group Ir. Ciputra KOMPAS/Kartono Riyadi Founder Ciputra Group Ir. Ciputra

Pada tahun 1961, pria kelahiran 24 Agustus 1931 ini memulai bisnis properti yang saat ini menjadi salah satu identitasnya.

Ia mendirikan PT Pembangunan Jaya yang bergerak di bidang real estate, kontraktor, perhotelan, baja, alumunium, tempat hiburan, dan perdagangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Jepang Memiliki Banyak Perusahaan Tertua di Dunia?

Kenapa Jepang Memiliki Banyak Perusahaan Tertua di Dunia?

Tren
Viral Sepeda Motor dari Sedotan Plastik: 'Awalnya Mau Buat Perahu Layar, tapi... '

Viral Sepeda Motor dari Sedotan Plastik: "Awalnya Mau Buat Perahu Layar, tapi... "

Tren
Terasa hingga Sukabumi, Gempa M 4,9 di Lebak Banten Tak Berpotensi Tsunami

Terasa hingga Sukabumi, Gempa M 4,9 di Lebak Banten Tak Berpotensi Tsunami

Tren
Sensus Penduduk Online, Bagaimana Mereka yang ‘Buta Teknologi’ dan di Daerah Terpencil?

Sensus Penduduk Online, Bagaimana Mereka yang ‘Buta Teknologi’ dan di Daerah Terpencil?

Tren
Bayar SPP Kini Bisa dengan GoPay, Bagaimana Caranya?

Bayar SPP Kini Bisa dengan GoPay, Bagaimana Caranya?

Tren
Uji Coba Blokir Ponsel BM Dimulai, Begini Cara Cek IMEI dan Statusnya

Uji Coba Blokir Ponsel BM Dimulai, Begini Cara Cek IMEI dan Statusnya

Tren
[HOAKS] Pesan Berantai soal Penculikan Anak di Surabaya

[HOAKS] Pesan Berantai soal Penculikan Anak di Surabaya

Tren
1.775 Orang Meninggal, Berikut Daftar 5 Negara Konfirmasi Kematian Virus Corona

1.775 Orang Meninggal, Berikut Daftar 5 Negara Konfirmasi Kematian Virus Corona

Tren
Viral Foto Sapi Berkaki Pendek, Jenis Apa Ini?

Viral Foto Sapi Berkaki Pendek, Jenis Apa Ini?

Tren
Pendaftaran Akun LTMPT Tahap 2 Dibuka, Berikut 9 Tahapan Daftar UTBK

Pendaftaran Akun LTMPT Tahap 2 Dibuka, Berikut 9 Tahapan Daftar UTBK

Tren
40 Warga AS yang Positif Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Tak Dievakuasi

40 Warga AS yang Positif Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Tak Dievakuasi

Tren
Viral Bagian Dalam Pijakan Kaki Motor Matik Berisikan Cabai, Ini Penjelasannya...

Viral Bagian Dalam Pijakan Kaki Motor Matik Berisikan Cabai, Ini Penjelasannya...

Tren
Lolos Passing Grade SKD CPNS 2019, Berikut Jadwal dan Tahapan Tes Selanjutnya

Lolos Passing Grade SKD CPNS 2019, Berikut Jadwal dan Tahapan Tes Selanjutnya

Tren
3 Hari Terakhir Kasus Baru Virus Corona Cenderung Mengalami Penurunan, Ini Komentar WHO

3 Hari Terakhir Kasus Baru Virus Corona Cenderung Mengalami Penurunan, Ini Komentar WHO

Tren
Angka Kesembuhan Pasien Terinfeksi Virus Corona Terus Meningkat, Apa yang Dilakukan China?

Angka Kesembuhan Pasien Terinfeksi Virus Corona Terus Meningkat, Apa yang Dilakukan China?

Tren
komentar
Close Ads X