Pasar Kali Pilang di Wonogiri Haramkan Makanan Berbahan Kimia

Kompas.com - 25/11/2019, 10:00 WIB
Pasar Kali Pilang KOMPAS.com/Nur Rohmi AidaPasar Kali Pilang

KOMPAS.com – Baru-baru ini Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah memiliki tempat kulineran baru berkonsep pasar tradisional.

Tempat tersebut adalah Pasar Kali Pilang yang berlokasi di Desa Jowogan, Jaten, Selogiri.

Salah satu keunikan dari pasar ini adalah adanya beberapa aturan. Salah satu aturan yang dicantumkan di depan pasar adalah, makanan di pasar ini bebas dari bahan makanan kimia.

"Itu (aturan bebas bahan kimia) selalu diutarakan setiap ada evaluasi," ujar Agus Suyanto, Ketua Pasar Kali Pilang kepada Kompas.com Minggu (24/11/2019).

Adapun yang dijual di pasar tradisional ini adalah aneka rupa menu makanan 'ndeso'.

“Ada thiwul, gatot, sawut, pokoknya bebagai menu tradisional,” kata Agus

Keunikan yang lain, pengunjung bisa mencicipi berbagai sajian tradisional sambil lesehan di atas tikar di lapangan terbuka. Tak hanya itu, Anda juga bisa makan sembari menikmati teduhnya naungan pohon beringin besar yang ada di tengah lokasi.

Menariknya lagi, aturan berbelanja di pasar ini pengunjung tidak membayar dengan uang asli. Melainkan dengan uang koin bambu yang sebelumnya telah ditukar dahulu dengan uang betulan.

Baca juga: 6 Pasar Senggol di Bali, Tempat Jajan Makanan Bali Murah Meriah

“Ada uang 1 sen itu sama dengan seribu, dua sen sama dengan 2 ribu, ada 5 sen sama dengan 5 ribu,” terang Agus.

Tempat penukaran uang koin Pasar Kali PilangKOMPAS.com/Nur Rohmi Aida Tempat penukaran uang koin Pasar Kali Pilang

Selain itu, datang ke tempat ini pengunjung akan dibawa pada nuansa Jawa yang kuat.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

Tren
PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Tren
Viral Atap Malioboro Mall Disebut Ambrol, Ini Penjelasannya...

Viral Atap Malioboro Mall Disebut Ambrol, Ini Penjelasannya...

Tren
Pasang Surut Hubungan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim

Pasang Surut Hubungan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim

Tren
Afghanistan, Bahrain, Kuwait, Irak Laporkan Kasus Pertama: 34 Negara Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Afghanistan, Bahrain, Kuwait, Irak Laporkan Kasus Pertama: 34 Negara Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Tren
PM Malaysia Mundur, 'Mahathir Mohamad' Trending di Twitter Indonesia

PM Malaysia Mundur, "Mahathir Mohamad" Trending di Twitter Indonesia

Tren
Virus Corona di Iran: 50 Orang Meninggal di Kota Qom

Virus Corona di Iran: 50 Orang Meninggal di Kota Qom

Tren
Siap-siap! Lebih dari 190 Ribu Tiket KA Angkutan Lebaran Terjual, Ini Informasinya

Siap-siap! Lebih dari 190 Ribu Tiket KA Angkutan Lebaran Terjual, Ini Informasinya

Tren
75 Tahun Perjalanan Karier Politik Mahathir Mohamad

75 Tahun Perjalanan Karier Politik Mahathir Mohamad

Tren
Daftar 30 Wilayah di Korea Selatan yang Konfirmasi Positif Virus Corona Covid-19

Daftar 30 Wilayah di Korea Selatan yang Konfirmasi Positif Virus Corona Covid-19

Tren
Pemerintah Xinxian Perpanjang Masa Inkubasi Virus Corona hingga 21 Hari

Pemerintah Xinxian Perpanjang Masa Inkubasi Virus Corona hingga 21 Hari

Tren
'Red Alert' Virus Corona di Korea Selatan, Catat Nomor Kontak Darurat Ini!

"Red Alert" Virus Corona di Korea Selatan, Catat Nomor Kontak Darurat Ini!

Tren
763 Kasus Positif Corona, Korea Selatan Jadi Negara Terbanyak Kedua Setelah China

763 Kasus Positif Corona, Korea Selatan Jadi Negara Terbanyak Kedua Setelah China

Tren
Terbaru! Kuwait dan Bahrain Konfirmasi Kasus Pertama Virus Corona

Terbaru! Kuwait dan Bahrain Konfirmasi Kasus Pertama Virus Corona

Tren
152 Terinfeksi, 3 Meninggal, Ini Peta Penularan Virus Corona di Italia Utara

152 Terinfeksi, 3 Meninggal, Ini Peta Penularan Virus Corona di Italia Utara

Tren
komentar
Close Ads X