7 Alasan Diet, Kurangi Risiko Asma, Diabetes, hingga Tidur Nyenyak

Kompas.com - 16/11/2019, 10:31 WIB
Ilustrasi diet ShutterstockIlustrasi diet

KOMPAS.com - Bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih, keinginan untuk diet mungkin jadi salah satu hal yang paling ingin dilakukan.

Diet, bagi sebagian orang, dilakukan dengan alasan kesehatan atau mungkin ingin memiliki berat badan ideal.

Untuk mewujudkannya, berbagai diet sehat berkembang saat ini.

Ada yang mengatur pola makan, ada pula yang melakukan olahraga. Tetap, itu saja belum cukup.

Seperti yang dilakukan oleh artis dan presenter Dewi Hughes. Dewi berhasil menurunkan berat badan sebagai 90 kilogram dalam waktu 15 bulan.

Banyak yang kemudian terinspirasi dengan cara diet Hughes.

Selain mengatur asupan, pola makan, dan olahraga, adakah faktor lain yang mendukung keberhasilan diet?

Baca juga: Dewi Hughes Termotivasi Diet Usai Lihat Nenek 90 Tahun Masih Berlari

Alasan diet

Tahukah Anda, salah satu hal terpenting dalam keberhasilan diet, bukan hanya mengatur pola makan dan pola hidup sehat, tetapi juga memahami apa alasan Anda melakukannya?

"Bahkan diet yang sempurna, tanpa bagian mental, tidak akan berhasil," ucap Dr. Holly Wyatt, profesor kedokteran di University of Colorado Anschutz Health and Wellness Center, seperti dilansir dari laman Chicago Tribune.

Jika jawabannya adalah kesehatan, maka Wyatt kembali mengajukan pertanyaan, apakah Anda memang menginginkan kesehatan yang baik?

Jika Anda belum menemukan jawaban dan alasan yang tepat mengapa memutuskan untuk diet, maka lakukan hal tersebut hingga Anda menemukan sesuatu yang hilang dalam hidup.

Wyatt menyarankan agar mereka yang menginginkan diet benar-benar menemukan alasan yang tepat.

Jika telah menemukannya, maka gunakan alasan tersebut sebagai motivator untuk melakukannya.

Ada banyak alasan yang dipilih orang guna menurunkan berat badan.

Jika Anda belum menemukan alasan pasti mengapa harus mengurangi berat badan, maka tujuh alasan berikut bisa menjadi pertimbangan.

Baca juga: 7 Fakta Dewi Hughes, Sukses dengan Diet dan Aktif di Dunia Pendidikan

Ini 7 alasan diet yang bisa jadi alasan Anda melakukannya, seperti dilansir dari laman Everyday Health:

1. Mengurangi risiko asma dan alergi

Jika dilihat sekilas, penurunan berat badan dan alergi sama sekali tidak berhubungan.

Akan tetapi, Michael Wald, MD, seorang spesialis kedokteran terintegrasi di Mount Kisco, New York, mengatakan, dua hal tersebut berhubungan.

Bagi sebagian besar orang, kelebihan berat badan berkontribusi pada asma dan alergi yang semakin memburuk.

Kondisi ini dapat membebani kelenjar adrenal yang terlibat dalam pengelolaan asma dan alergi.

Selain itu, kelebihan berat badan juga bisa memberikan tekanan pada sistem pernapasan serta dapat memperburuk gejala asma.

2. Mengurangi nyeri

Berat badan yang lebih ringan bisa mengurangi nyeri pada bagian kaki.

Sebuah studi mengungkapkan, setiap orang yang rata-rata kehilangan 40 kilogram berat badan setelah operasi bariatric, mengalami pengurangan nyeri pada kaki hingga 83 persen.

Penurunan berat badan juga bisa mengurangi nyeri pada radang sendi.

Sebuah studi terhadap 87 orang dewasa yang menderita artritis mengungkapkan, rasa sakit pada lutut berkurang selaras dengan penurunan berat tubuh dibanding dengan mereka yang tidak mengurangi berat badannya.

3. Suasana hati yang lebih baik

Saat seseorang kelebihan berat badan, maka seluruh sistem tubuh menjadi tidak seimbang.

Hal ini juga memengaruhi hormon yang membentuk suasana hati.

Dengan demikian, menurunkan berat badan dapat meningatkan kesehatan dan keparahan depresi.

"Banyak orang yang kelebihan berat badan menderita depresi berat," ucap Wald.

Dia menambahkan, depresi juga bisa meningkatkan kemungkinan berat badan kembali bertambah.

Alasannya, depresi bisa membuat seseorang kehilangan kemampuan pengendalian diri.

Selain itu, depresi juga dapat meningkatkan kemungkinan kelebihan berat badan karena mengurangi kemampuan atau keinginan individu untuk membantu situasi kelebihan berat badan mereka atau mencegahnya.

4. Kulit yang lebih bersinar

Wald mengatakan, kelebihan berat badan bisa memengaruhi kondisi kulit seseorang.

"Elastisitas dan warna kulit dapat berubah karena adanya masalah dan perubahan nutrisi, selain itu, diet tinggi karbohidrat mampu menyebabkan kulit lebih pucat," kata Wald.

Selain itu, lingkar hitam di sekitar mata juga bisa menjadi tanda anemia protein, diabetes atau stres karena berbagai keadaan.

5. Meningkatkan memori

Bukan hanya kesehatan fisik, menurunkan berat badan juga bisa meningkatkan memori.

Sebuah studi yang membandingkan 109 orang yang menjalani operasi bariatrik dengan 41 orang yang tidak kehilangan berat badan, menemukan, mereka yang menjalani operasi penurunan berat badan dapat meningkatkan memori secara signifikan.

6. Tidur nyenyak

Manfaat lain yang didapatkan dari menurunkan berat badan adalah kemungkinan untuk tidur lebih nyenyak.

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 264 orang menemukan bahwa mereka yang kehiilangan berat badan paling banyak menunjukkan penurunan yang signifikan pada gejala-gejala sleep apnea atau gangguan tidur.

7. Menurunkan risiko diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 dan obesitas adalah dua kondisi yang terkait erat satu sama lain.

Obesitas juga merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit ini.

Sebuah riset dilakukan terhadap 424 pasien operasi bypass lambung dengan diabetes tipe 2 untuk mengetahui korelasi ini.

Ternyata, dari total pasien yang diteliti, sebanyak 83 persen mampu mengurangi gejalanya.

Studi kedua juga menunjukkan, 11 persen pasien diabetes tipe 2 dengan diet ketat kalori, mampu menormalkan kembali kadar gula darah dalam waktu tujuh hari.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Jepang Memiliki Banyak Perusahaan Tertua di Dunia?

Kenapa Jepang Memiliki Banyak Perusahaan Tertua di Dunia?

Tren
Viral Sepeda Motor dari Sedotan Plastik: 'Awalnya Mau Buat Perahu Layar, tapi... '

Viral Sepeda Motor dari Sedotan Plastik: "Awalnya Mau Buat Perahu Layar, tapi... "

Tren
Terasa hingga Sukabumi, Gempa M 4,9 di Lebak Banten Tak Berpotensi Tsunami

Terasa hingga Sukabumi, Gempa M 4,9 di Lebak Banten Tak Berpotensi Tsunami

Tren
Sensus Penduduk Online, Bagaimana Mereka yang ‘Buta Teknologi’ dan di Daerah Terpencil?

Sensus Penduduk Online, Bagaimana Mereka yang ‘Buta Teknologi’ dan di Daerah Terpencil?

Tren
Bayar SPP Kini Bisa dengan GoPay, Bagaimana Caranya?

Bayar SPP Kini Bisa dengan GoPay, Bagaimana Caranya?

Tren
Uji Coba Blokir Ponsel BM Dimulai, Begini Cara Cek IMEI dan Statusnya

Uji Coba Blokir Ponsel BM Dimulai, Begini Cara Cek IMEI dan Statusnya

Tren
[HOAKS] Pesan Berantai soal Penculikan Anak di Surabaya

[HOAKS] Pesan Berantai soal Penculikan Anak di Surabaya

Tren
1.775 Orang Meninggal, Berikut Daftar 5 Negara Konfirmasi Kematian Virus Corona

1.775 Orang Meninggal, Berikut Daftar 5 Negara Konfirmasi Kematian Virus Corona

Tren
Viral Foto Sapi Berkaki Pendek, Jenis Apa Ini?

Viral Foto Sapi Berkaki Pendek, Jenis Apa Ini?

Tren
Pendaftaran Akun LTMPT Tahap 2 Dibuka, Berikut 9 Tahapan Daftar UTBK

Pendaftaran Akun LTMPT Tahap 2 Dibuka, Berikut 9 Tahapan Daftar UTBK

Tren
40 Warga AS yang Positif Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Tak Dievakuasi

40 Warga AS yang Positif Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Tak Dievakuasi

Tren
Viral Bagian Dalam Pijakan Kaki Motor Matik Berisikan Cabai, Ini Penjelasannya...

Viral Bagian Dalam Pijakan Kaki Motor Matik Berisikan Cabai, Ini Penjelasannya...

Tren
Lolos Passing Grade SKD CPNS 2019, Berikut Jadwal dan Tahapan Tes Selanjutnya

Lolos Passing Grade SKD CPNS 2019, Berikut Jadwal dan Tahapan Tes Selanjutnya

Tren
3 Hari Terakhir Kasus Baru Virus Corona Cenderung Mengalami Penurunan, Ini Komentar WHO

3 Hari Terakhir Kasus Baru Virus Corona Cenderung Mengalami Penurunan, Ini Komentar WHO

Tren
Angka Kesembuhan Pasien Terinfeksi Virus Corona Terus Meningkat, Apa yang Dilakukan China?

Angka Kesembuhan Pasien Terinfeksi Virus Corona Terus Meningkat, Apa yang Dilakukan China?

Tren
komentar
Close Ads X