Pendaftaran CPNS 2019 di Kemenkeu dan Basarnas Mundur, Ini Alasannya

Kompas.com - 12/11/2019, 18:06 WIB
Para peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan mengikuti ujian kompetensi dasar di Gedung Maria Convention Hall, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/10/2017). KOMPAS/RADITYA HELABUMIPara peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil Kementerian Keuangan mengikuti ujian kompetensi dasar di Gedung Maria Convention Hall, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/10/2017).

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) resmi membuka pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 pada Senin (11/11/2019).

Para pelamar CPNS 2019 nantinya dapat mendaftarkan diri melalui laman portal SSCASN, https://sscasn.bkn.go.id/.

Namun, tidak semua kementerian/lembaga membuka pendaftaran online CPNS 2019 pada 11 November 2019.

Diketahui, kementerian/lembaga Badan SAR Nasional (BASARNAS) dan Kementerian Keuangan ( Kemenkeu) membuka pendaftaran CPNS 2019 di lingkungannya pada Jumat, 15 November 2019.

Adapun pendaftaran ini mundur 4 hari dari jadwal yang dikeluarkan oleh Kemenpan-RB.

Baca juga: Basarnas Buka 391 Formasi di CPNS 2019, Ini Perincian Lengkapnya

Basarnas

Menanggapi hal ini, Kepala Bagian Humas Basarnas, Suhri Sinaga, membenarkan bahwa pihaknya memundurkan penerimaan seleksi CPNS 2019.

"Iya, betul. Karena pengumuman mundur. Info langsung dari Kepala Bagian Kepegawaian Basarnas," ujar Sinaga saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/11/2019).

Ketika melakukan pendaftaran, peserta diminta mengunggah dokumen persyaratan khusus, terutama bagi pelamar jabatan Rescuer Pemula, pelamar jabatan Anak Buah Kapal (ABK), pelamar jabatan fungsional non Rescuer Pemula dan non ABK.

Untuk tahapan seleksi yang diberlakukan, yakni seleksi administrasi melalui situs SSCASN online, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Berdasarkan pengumuman resmi dari Basarnas, SKB memiliki bobot nilai sebesar 60 persen, sementara SKD 40 persen.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X