Hari Pahlawan, Ini Kisah Empat Perempuan Belanda Pembela Indonesia

Kompas.com - 10/11/2019, 15:00 WIB
Dari kiri ke kanan: Mendiang Betsy, Annie, Dolly, dan Miny. Empat perempuan Belanda yang memilih membela Indonesia di masa perjuangan. DOK PRIBADIDari kiri ke kanan: Mendiang Betsy, Annie, Dolly, dan Miny. Empat perempuan Belanda yang memilih membela Indonesia di masa perjuangan.

KOMPAS.com - Pada 6 Desember 1946, Kapal Weltevreden berangkat dari Pelabuhan Rotterdam, Belanda menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

Di dalamnya, ada Dolly Zegerius, gadis Belanda yang memilih meninggalkan kampung halamannya untuk membela Indonesia, negara yang baru setahun merdeka.

"Saya diantar orang tua yang menangis-nangis. Mereka tidak keberatan saya berpihak kepada Indonesia. Mereka keberatannya saya pergi jauh," kata Dolly pada 2017 lalu seperti dikutip dari BBC Indonesia.

Apa yang membuat Dolly memutuskan berpihak kepada Indonesia?

"Karena yakin bahwa Indonesia benar. Kita pengalaman dijajah sama Jerman beberapa tahun, bisa merasakan dijajah sama orang asing ya toh? Jadi kemerdekaan (Indonesia) disupport 100 persen," cetus Dolly.

Baca juga: Deretan Perayaan Unik di Hari Pahlawan

Di dalam kapal, Dolly bertemu dengan tiga bersaudara dari keluarga Kobus. Mereka adalah Betsy, Annie, dan Miny yang sudah dikenalnya sejak awal.

Seperti Dolly, tiga bersaudara itu juga berangkat untuk membela Indonesia. Ibu mereka, Mien ikut serta dalam kapal.

Keluarga Belanda pendukung kemerdekaan

Keluarga Kobus adalah sebuah keluarga berhaluan sosialis di Amsterdam. Sejak awal, keluarga itu dikenal mendukung gerakan kemerdekaan Indonesia.

Sebuah buku yang ditulis seorang jurnalis Belanda, Hilde Janssen, berjudul Enkele Reis Indonesie, menyebut bahwa Mien, sang ibu, aktif dalam gerakan bawah tanah melawan penjajahan Jerman di Belanda.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X