BMKG: Ada Potensi Gelombang Tinggi di Beberapa Wilayah Indonesia

Kompas.com - 06/11/2019, 14:36 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi KOMPAS.com/ JUNAEDIIlustrasi gelombang tinggi

KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan adanya potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 4 meter pada 5 sampai 8 November 2019.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (6/11/2019), beberapa wilayah yang megalami peningkatan gelombang sedang (1,25-2,50 meter) antara lain:

Baca juga: Awas, Gelombang Tinggi Diprediksi Landa Beberapa Wilayah Indonesia

  • Perairan Utara Sabang
  • Perairan Barat Aceh
  • Perairan Barat Pulau Simeuleu hingga Kepulauan Mentawai
  • Perairan Bengkulu-Kepulauan Enggano
  • Peraairan Barat Lampung
  • Samudera Hindia Barat Aceh hingga Mentawai
  • Selat Sunda Bagian Selatan
  • Samudera Hindia Selatan Banten
  • Perairan Selatan Jawa hingga selatan Pulau Sumba
  • Samudera Hindia selatan Jawa Barat
  • Laut Bali bagian utara
  • Laut Sawu
  • Selat Sumba bagian barat
  • Perairan Selatan Flores
  • Perairan Selatan Pulau Sawu
  • Perairan selatan Kupang-Rotte
  • Samudera Hindia selatan NTT
  • Perairan utara Kepulauan Anambas-Natna
  • Perairan Bitung-Kepualauan Sitaro
  • Perairan Kepulauan Talaud-Sangihe
  • Laut Maluku bagian utara
  • Perairan utara Halmahera
  • Perairan selatan Sorong
  • Perairan selatan Biak
  • Teluk Cenderawasih
  • Samudera Pasifik utara
  • Halmahera dan Papua
  • Laut Arafuru bagian timur

Selain itu, BMKG juga memperkirakan beberapa daerah akan mengalami gelombang tinggi dengan ketinggian 2,50-4 meter atau kategori tinggi. Daerah tersebut antara lain:

  • Samudera Pasifik utara Papua
  • Laut Natuna utara
  • Perairan utara Jayapura
  • Samudera Hndia selatan Jawa Tengah hingga Timur

Peningkatan tinggi gelombang disebabkan akan adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara atau yang berasal dari barat daya-barat dengan kecepatan 4-20 knot.

Selain itu, di wilayah selatan Indonesia, kecepatan angin terpantau 3-20 knot.

Baca juga: Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter, Waspadai Wilayah Ini

Adapun kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Sabang, Laut Natuna, Samudera Pasifik Utara Papua, Laut Arafuru. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Imbauan BMKG

Adanya potensi gelombang tinggi di beberapa perairan tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Untuk itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat terutama yang beraktivitas di pesisir seperti nelayan yang menggunakan perahu untuk waspada terhadap kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Lalu untuk kapal tongkang, BMKG mengimbau masyarakat yang menggunakan kapal tongkang agar mewaspadai kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Kemudian untuk kapal ferry, lebih baik waspada terhadap kecepatan angin lebih 21 knot dengan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Adapun untuk kapal ukuran besar sebaiknya waspada dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan ketinggian gelombang di atas 4 meter.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER TREN] Jadwal SKD CPNS 2019 | Viral Surat Edaran Iuran bagi Nonpribumi di Surabaya

[POPULER TREN] Jadwal SKD CPNS 2019 | Viral Surat Edaran Iuran bagi Nonpribumi di Surabaya

Tren
Erick Thohir Tunjuk Triawan Munaf untuk Perbaiki Citra Garuda, Seperti Apa Detailnya?

Erick Thohir Tunjuk Triawan Munaf untuk Perbaiki Citra Garuda, Seperti Apa Detailnya?

Tren
Virus Corona China Merebak, Simak Imbauan Kemenlu untuk WNI di Kota Wuhan

Virus Corona China Merebak, Simak Imbauan Kemenlu untuk WNI di Kota Wuhan

Tren
Catat, Badan Intelijen Negara Umumkan Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2019

Catat, Badan Intelijen Negara Umumkan Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2019

Tren
Takut Tertular Virus Corona, Toko di Jepang Larang Turis China Berbelanja

Takut Tertular Virus Corona, Toko di Jepang Larang Turis China Berbelanja

Tren
KKP Umumkan Jadwal Daftar Ulang dan Tes SKD CPNS 2019, Ini Rinciannya

KKP Umumkan Jadwal Daftar Ulang dan Tes SKD CPNS 2019, Ini Rinciannya

Tren
Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2019 di Kementerian ESDM Diumumkan, Ini Detailnya

Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2019 di Kementerian ESDM Diumumkan, Ini Detailnya

Tren
Indonesia Riwayatmu Kini, Cerita Natuna hingga Tony Blair

Indonesia Riwayatmu Kini, Cerita Natuna hingga Tony Blair

Tren
Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Kementerian LHK Diumumkan, Ini Detailnya

Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Kementerian LHK Diumumkan, Ini Detailnya

Tren
Per Maret 2020 Top Up Tak Lagi Gratis, Berikut Penjelasan Pihak OVO

Per Maret 2020 Top Up Tak Lagi Gratis, Berikut Penjelasan Pihak OVO

Tren
 INFOGRAFIK: Mengenal Virus Corona yang Sedang Mewabah di China

INFOGRAFIK: Mengenal Virus Corona yang Sedang Mewabah di China

Tren
Ini Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2019 di Provinsi Jawa Barat dan Banten

Ini Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2019 di Provinsi Jawa Barat dan Banten

Tren
Sosok Yenny Wahid, Putri Gus Dur Ditunjuk Jadi Komisaris Garuda Indonesia

Sosok Yenny Wahid, Putri Gus Dur Ditunjuk Jadi Komisaris Garuda Indonesia

Tren
Berikut Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2019 di Ombudsman

Berikut Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS 2019 di Ombudsman

Tren
Profil Triawan Munaf, Mantan Musisi yang Jadi Komisaris Utama Garuda Indonesia

Profil Triawan Munaf, Mantan Musisi yang Jadi Komisaris Utama Garuda Indonesia

Tren
komentar
Close Ads X