Hari Ini dalam Sejarah, PBB Mengutuk Apartheid di Afrika Selatan

Kompas.com - 06/11/2019, 07:05 WIB
Nelson Mandela dan presiden apartheid terakhir FW de Klerk saat menerima hadian Nobel Perdamaian di Oslo, Norwegia pada 10 Desember 1993. AFPNelson Mandela dan presiden apartheid terakhir FW de Klerk saat menerima hadian Nobel Perdamaian di Oslo, Norwegia pada 10 Desember 1993.

KOMPAS.com - Hari ini 57 tahun yang lalu, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi yang mengutuk kebijakan rasis apartheid di Afrika Selatan pada 6 November 1962.

Dikutip dari History, PBB menyerukan semua anggotanya untuk mengakhiri hubungan ekonomi dan militer dengan negara tersebut.

Apartheid yang berasal dari kata "apartness" merupakan pemisahan ras dan diskriminasi politik dan ekonomi yang disetujui pemerintah terhadap mayoritas kulit hitam Afrika Selatan.

Pemisahan ras tersebut dimulai pada tahun 1948 saat Partai Nasional berkuasa.

Setelah berkuasa, mereka melembagakan kebijakan supremasi kulit putih yang memberdayakan orang kulit putih Afrika Selatan keturunan Belanda dan Inggris.

Tak hanya itu, mereka juga menghilangkan hak memilih bagi orang kulit hitam Afrika.

Di antara bentuk ketidakadilan yang terjadi adalah orang kulit hitam dipaksa untuk tinggal di daerah terpisah dan tidak bisa memasuki lingkungan orang kulit putih, kecuali memiliki izin khusus.

Meski hanya minoritas, orang kulit putih di Afrika Selatan menguasai sebagian besar tanah dan kekayaan negara.

Setelah pembantaian terhadap demonstran di Sharpeville, Afike Selatan pada tahun 1960 yang menyebabkan 69 orang kulit hitam meninggal dan 180 lainnya terluka, gerakan internasional untuk mengakhiri apartheid mendapat dukungan luas.

Oposisi terhadap apartheid di AS pun semakin menguat.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Film Godzilla Dirilis Pertama Kali

Halaman:

Sumber History
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyelamatkan Alam dan Manusia dari Musibah

Menyelamatkan Alam dan Manusia dari Musibah

Tren
[HOAKS] Kebijakan Baru Facebook soal Privasi Penggunanya

[HOAKS] Kebijakan Baru Facebook soal Privasi Penggunanya

Tren
Kasus Kristen Gray dan Fenomena Deportasi Ribuan WNA sejak 1974...

Kasus Kristen Gray dan Fenomena Deportasi Ribuan WNA sejak 1974...

Tren
[HOAKS] Vaksin Sinovac di Indonesia Dipasangi Chip untuk Memantau Rakyat

[HOAKS] Vaksin Sinovac di Indonesia Dipasangi Chip untuk Memantau Rakyat

Tren
Kilas Balik Kasus Antam yang Dihukum Bayar Kerugian Rp 817,4 Miliar ke Warga Surabaya...

Kilas Balik Kasus Antam yang Dihukum Bayar Kerugian Rp 817,4 Miliar ke Warga Surabaya...

Tren
Update Corona di Dunia 20 Januari: 96 Juta Kasus | Program Vaksinasi Covid-19 di Palestina dengan Sputnik | 400.000 Kematian di AS

Update Corona di Dunia 20 Januari: 96 Juta Kasus | Program Vaksinasi Covid-19 di Palestina dengan Sputnik | 400.000 Kematian di AS

Tren
Update Gempa Magnitudo 5,0 di Gunungkidul, Penyebab, hingga Wilayah yang Merasakan Guncangan...

Update Gempa Magnitudo 5,0 di Gunungkidul, Penyebab, hingga Wilayah yang Merasakan Guncangan...

Tren
Perubahan Tata Kota, Izin Lahan, dan Maraknya Banjir di Indonesia...

Perubahan Tata Kota, Izin Lahan, dan Maraknya Banjir di Indonesia...

Tren
Ramai Dibahas karena Twit Viral Kristen Gray, Apa Itu Gentrifikasi?

Ramai Dibahas karena Twit Viral Kristen Gray, Apa Itu Gentrifikasi?

Tren
Banjir di Indonesia, Benarkah karena Curah Hujan dan Cuaca Ekstrem?

Banjir di Indonesia, Benarkah karena Curah Hujan dan Cuaca Ekstrem?

Tren
4 Bahan Kandungan dalam Skincare, Manfaat dan Cara Kerjanya

4 Bahan Kandungan dalam Skincare, Manfaat dan Cara Kerjanya

Tren
Bahaya Rapid Antigen Mandiri, dari Hasil Tak Akurat hingga Pendarahan

Bahaya Rapid Antigen Mandiri, dari Hasil Tak Akurat hingga Pendarahan

Tren
[POPULER TREN] 6 Gejala dan Tanda Covid-19 Mulai Mempengaruhi Kesehatan Jantung | Mengenal Sosok Kristen Gray

[POPULER TREN] 6 Gejala dan Tanda Covid-19 Mulai Mempengaruhi Kesehatan Jantung | Mengenal Sosok Kristen Gray

Tren
[Klarifikasi] Video Perenang Dikejar Buaya Bernarasi Bahasa Indonesia

[Klarifikasi] Video Perenang Dikejar Buaya Bernarasi Bahasa Indonesia

Tren
10 Negara dengan Paspor Terkuat dan Terlemah di Dunia 2021

10 Negara dengan Paspor Terkuat dan Terlemah di Dunia 2021

Tren
komentar
Close Ads X