Berapa Banyak Kalori yang Dibutuhkan Tubuh Per Hari?

Kompas.com - 05/11/2019, 06:30 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Kalori merupakan jumlah energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Saat kita makan atau minum, kita berarti memberikan kalori pada tubuh.

Layaknya bahan bakar, semakin banyak aktivitas yang kita lakukan maka jumlah kalori atau energi yang dibutuhkan oleh tubuh juga akan bertambah.

Namun, pasokan energi yang terlalu banyak atau terlalu sedikit juga akan berdampak buruk bagi tubuh.

The 2015-2020 Dietary Guidelines for Americans menyebutkan, perempuan membutuhkan kalori antara 1.600 sampai 2.400 kalori per hari, seperti dikutip dari Medical News Today.

Sementara itu, laki-laki membutuhkan kalori antara 2.000 sampai 3.000 per hari.

Baca juga: Cara Menghitung Kalori Makanan untuk Turunkan Berat Badan

Untuk anak-anak, jumlah kalori yang dibutuhkan adalah 550 sampai dengan 1.850 per hari.

Jika secara konsisten kita memasok energi lebih banyak dari kebutuhan tubuh, maka tubuh akan bertambah gemuk.

Sebaliknya, jika kalori dalam tubuh terlalu sedikit, berat badan pun akan berkurang.

Sekitar 20 persen energi yang ada pada tubuh kita digunakan untuk metabolisme otak.

Sebagian besar sisanya digunakan untuk metabolisme basal, kebutuhan energi yang diperlukan untuk proses tubuh vital.

Dalam kondisi dingin, tubuh membutuhkan banyak energi untuk mempertahankan suhu tubuh yang konsisten.

Sebab, metabolisme tubuh kita bisa menghasilkan lebih banyak panas.

Bagi banyak orang yang melakukan diet, jumlah kalori dalam makanan adalah faktor penentu dalam memilih apakah ia akan memakannya atau tidak.

Baca juga: 6 Cara Membakar Kalori Tanpa Olahraga Buat Si Super Sibuk

Berikut beberapa makanan sehat yang memiliki kalori rendah:

Sayuran hijau

Sayuran berdaun hijau memiliki vitamin, mineral, fitonutrien, antioksidan, protein, dan serat dalam jumlah yang besar.

Beberapa jenis sayur yang masuk dalam kategori ini adalah brokoli, bayam, peterseli, kangkung, dan lain-lain.

Sayuran ini memiliki jumlah kalori yang lebih sedikit dan membantu mengurangi kadar lemak dalam tubuh.

Kacang

Kacang juga memiliki kandungan serat, protein, vitamin dan mineral yang tinggi.

Kacang-kacangan seperti almond, kenari, kacang tanah, dan bunga matahari bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Tak hanya itu, kacang-kacangan juga mampu mengurangi kolesterol serta memperkuat fungsi tulang dan otak.

Sereal dan Gandum

Roti gandum, beras merah, gandum, bubur, dan sereal memiliki nilai gizi yang tinggi.

Bahan makanan tersebut merupakan sumber zat besi yang bagus dan mampu energi pada tubuh.

Gandum meningkatkan proses meluluhkan dengan mengurangi jumlah kalori yang tersimpan dalam pencernaan.

Buah-buahan

Buah-buahan adalah makanan terbaik untuk segala jenis diet. Buah memiliki kandungan kalori yang lebih sedikit dan jumlah serat yang besar.

Tak hanya itu, buah juga kaya akan vitamin, mineral, antioksidan, dan nutrisi lainnya.

Sumber: Kompas.com (Editor: Glori K. Wadrianto)


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X