SKCK Online untuk Daftar CPNS 2019, Ini Cara Membuatnya

Kompas.com - 04/11/2019, 18:00 WIB
Bidik layar laman pembuatan SKCK online di https://skck.polri.go.id/ https://skck.polri.go.id/Bidik layar laman pembuatan SKCK online di https://skck.polri.go.id/

KOMPAS.com - Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 menysaratkan pelamar membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian ( SKCK). Saat ini SKCK bisa daftar online.

SKCK untuk melamar sebagai PNS dikeluarkan oleh polres atau satuan kepolisian di tingkat kota/kabupaten.

Dokumen yang harus dipindai atau scan dan ditunjukkan aslinya yakni:

1. KTP asli/tanda pengenal lainnya
2. Kartu Keluarga asli
3. Scan Akta Kelahiran atau Surat Kenal Lahir
4. Scan foto diri 4x6 dengan background merah (6 lembar/siapkan lebih untuk antisipasi)
5. Scan paspor bagi warga Negara Indonesia yang akan keluar negeri dalam rangka kunjungan, sekolah, atau untuk keperluan penerbitan Visa

Baca juga: Ini Prosedur Memperpanjang SKCK untuk Mendaftar CPNS 2019

Selain itu, pelamar akan diminta melampirkan sidik jari. Kartu sidik jari bisa didapatkannya di polres dengan surat rekomendasi dari polsek setempat.

Dokumen syarat perekaman rumus sidik jari yakni:

1. Fotokopi KTP sebanyak 1 lembar
2. Foto depan ukuran 4×6 background merah 2 lembar
3. Foto samping kiri ukuran 4×6 background merah 1 lembar
4. Foto samping kanan ukuran 4×6 background merah 1 lembar
5. Melengkapi form sidik jari (nama, bentuk wajah, rambut, dan ciri fisik lainnya)

Berdasarkan prosedur di situs skck.polri.go.id dan situs Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di indonesia.go.id, berikut tata cara membuat SKCK online:

1. Pelamar membuka situs SKCK di https://skck.polri.go.id/.
2. Pilih menu "FORM. PENDAFTARAN" yang ada di pojok kanan.
3. Pilih keperluan pembuatan SKCK yakni "Polres - melamar sebagai PNS", lalu isi alamat dan pilih metode pembayaran. Tarif membuat SKCK sebesar Rp 30.000. Pembayaran bisa dilakukan di loket polres yang dituju atau menggunaan BRI virtual account (BRIVA) bagi pemegang rekening BRI.
4. Klik lanjut dan isi data pribadi.
5. Unggah pas foto berlatar belakang merah dengan ukuran 4x6.
6. Klik lanjut dan isi data keluarga. Ada pasangan suami/istri bagi yang sudah menikah, dan ada ayah serta ibu bagi yang belum.
7. Klik lanjut dan isi riwayat pendidikan dari SD hingga universitas.
8. Klik lanjut dan isi pertanyaan soal perkara pidana atau pelanggaran.
9. Klik lanjut dan isi ciri fisik mulai dari rambut, wajah, kulit, tinggi dan berat badan, dan tanda istimewa. Ada juga isian rumus sidik jari jika punya kartu sidik jari. Bagi yang tidak, bisa dikosongkan.
10. Klik lanjut ke halaman lampiran. Unggah lampiran KTP, paspor, kartu keluarga, dan akta lahir/ijazah. Lampiran sidik jari bisa dikosongkan jika tidak tersedia.
11. Isi bagian keterangan. Ada riwayat pekerjaan, hobi, alamat yang mudah dihubungi, alamat email. Khusus orang asing, isi bagian sponsor.
12. Centang pernyataan kebenaran data lalu klik proses.

Setelah selesai, Anda akan mendapat resi pendaftaran. Di dalamnya ada keterangan untuk membayar dan mengambil SKCK di kantor kepolisian yang dituju.

Baca juga: Persiapan CPNS 2019, SKCK Bisa Diurus secara Online, Ini Caranya

Jika pendaftaran dilakukan sebelum jam 08.00, SKCK bisa didapat hari itu juga. Sementara jika melewati, bisa diambil keesokan harinya.

Batas pengambilan SKCK yakni tiga hari. Jika melebihi, harus mendaftar ulang.

SKCK online ini memang tidak diminta saat mendaftar CPNS online di https://sscasn.bkn.go.id.

Namun SKCK akan diminta belakangan setelah dinyatakan lulus.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Virus Corona Covid-19: 2.120 Kematian, 75.291 Terinfeksi, 14.452 Orang Sembuh

Update Virus Corona Covid-19: 2.120 Kematian, 75.291 Terinfeksi, 14.452 Orang Sembuh

Tren
Sensus Penduduk Online 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaannya

Sensus Penduduk Online 2020, Ini Metode dan Daftar Pertanyaannya

Tren
Iran Umumkan 2 Kematian akibat Virus Corona Covid-19, Pertama di Timur Tengah

Iran Umumkan 2 Kematian akibat Virus Corona Covid-19, Pertama di Timur Tengah

Tren
PT KAI Buka Lowongan untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya...

PT KAI Buka Lowongan untuk Lulusan SMA, D3, dan S1, Ini Syaratnya...

Tren
Kolaborasi dengan Supreme, 3 Keping Biskuit Oreo Ditawar Rp 6,9 Juta

Kolaborasi dengan Supreme, 3 Keping Biskuit Oreo Ditawar Rp 6,9 Juta

Tren
[POPULER TREN] Baut di Sup Penumpang Pesawat | Kajian Terbaru Virus Corona

[POPULER TREN] Baut di Sup Penumpang Pesawat | Kajian Terbaru Virus Corona

Tren
Kajian Terbaru, Berikut Jenis Pasien Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona

Kajian Terbaru, Berikut Jenis Pasien Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona

Tren
Data Tidak Lengkap Saat Input Sensus Penduduk Online 2020, Berikut Cara Memperbaikinya

Data Tidak Lengkap Saat Input Sensus Penduduk Online 2020, Berikut Cara Memperbaikinya

Tren
Karantina Kapal Diamond Princess Usai, 542 Orang Termasuk 4 WNI Positif Virus Corona

Karantina Kapal Diamond Princess Usai, 542 Orang Termasuk 4 WNI Positif Virus Corona

Tren
Salah Input Data di Sensus Penduduk Online, Simak Caranya di Sini

Salah Input Data di Sensus Penduduk Online, Simak Caranya di Sini

Tren
KIP-K Dibuka Awal Maret, Finalisasi SNMPTN atau Mendaftar KIP Dulu?

KIP-K Dibuka Awal Maret, Finalisasi SNMPTN atau Mendaftar KIP Dulu?

Tren
WNA Bisa Ikut Sensus Penduduk Online 2020, Begini Caranya!

WNA Bisa Ikut Sensus Penduduk Online 2020, Begini Caranya!

Tren
Kisah Zhang Ru, Dokter di China yang Tertidur Bersandar Dinding akibat Kelelahan Tangani Virus Corona

Kisah Zhang Ru, Dokter di China yang Tertidur Bersandar Dinding akibat Kelelahan Tangani Virus Corona

Tren
Plasma Pasien Sembuh Jadi Terapi China Obati Virus Corona

Plasma Pasien Sembuh Jadi Terapi China Obati Virus Corona

Tren
Viral Video Dua Mobil Balapan di Underpass NYIA, Ini Kronologi dan Penjelasan Kementerian PUPR

Viral Video Dua Mobil Balapan di Underpass NYIA, Ini Kronologi dan Penjelasan Kementerian PUPR

Tren
komentar
Close Ads X