Mengenal Soeratin Sosrosoegondo, Ketua Umum Pertama PSSI, Insinyur Pencinta Sepak Bola...

Kompas.com - 02/11/2019, 08:48 WIB
Ketua Umum Pertama PSSI SOeratin Sosrosoegondo saat Kongres PSSI pada 1938 KOMPAS/TOTO SIHONOKetua Umum Pertama PSSI SOeratin Sosrosoegondo saat Kongres PSSI pada 1938

Singkat cerita, pada 19 April 1930, tokoh-tokoh dari sejumlah organisasi sepak bola daerah berkumpul di Yogyakarta.

Organisasi itu adalah VIJ, Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (BIVB), Persatuan Sepak Bola Mataram Yogyakarta (PSM), Vortendlandsche Voetbal Bond Solo (VVB), Madionsche Voetbal Bond (MVB), Indonesische Voetbal Magelang (IVBM), dan Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB).

Pada saat itulah PSSI pertama kali terbentuk.

Ketika itu, PSSI merupakan singkatan dari Persatoean Sepak Raga Seloeroeh Indonesia.

Hingga kemudian disepakati "Sepak Raga" diubah menjadi "Sepak Bola" dalam Kongres PSSI di Solo tahun 1930.

Pada kongres itu, Soeratin juga ditetapkan sebagai ketua umum PSSI.

Setelah itu, mulai tahun 1931, PSSI menyelenggarakan kompetisi sepak bola yang mempertemukan klub-klub dari daerah di Indonesia secara rutin.

Sebagai seorang yang memiliki jasa dalam terbentuknya PSSI, nama Soeratin hingga saat ini masih dikenang dalam dunia persebakbolaan nasional, yakni dijadikan nama trofi dalam kompetisi bola junior nasional.

Ya, Piala Suratin.

Akhir hidup Soeratin

Namun, di akhir masa hidupnya Soeratin harus berjuang dalam sakit dan kemiskinan yang membelenggunya.

Dikutip dari Harian Kompas edisi 8 Juli 2006, Suratin tinggal di rumah berdiding anyaman bambu berukuran 4x6 meter di Jalan Lombok, Bandung.

Kediamannya sempat diobrak-abrik oleh Belanda karena ia aktif sebagai anggota Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dengan pangkat Letnan Kolonel.

Ia akhirnya meninggal pada tahun 1959, karena tidak lagi mampu menebus obat untuk sakit yang dideritanya.

Tak ada yang ditinggalkan selepas kematiannya, selain PSSI, organisasi yang ia dirikan atas dasar cinta kepada Indonesia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X