Kemenkes Pastikan Akun Instagram Menkes Terawan Palsu

Kompas.com - 27/10/2019, 19:30 WIB
Tangkapan layar akun Instagram yang mengatasnamakan Terawan Agus Putranto Tangkap layar InstagramTangkapan layar akun Instagram yang mengatasnamakan Terawan Agus Putranto
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Akun instagram yang mengatasnamakan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dapat dipastikan merupakan akun palsu.

Akun itu memakai username @terawanputranto, di mana memuat sejumlah foto Menkes Terawan.

Terdapat pula foto saat pelantikan seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 di Istana Kepresidenan beberapa waktu lalu.

Keterangan profil tertulis "Menteri Kesehatan Republik Indonesia 2019-2024" dan "Kepala Rumah Sakit Pusat TNI AD Gatot Soebroto".

Dalam waktu sekejap, jumlah pengikutnya juga langsung membeludak, kurang lebih 9.000  akun lain.

Tanggapan Kemenkes

Karokom Yanmas Kementerian Kesehatan drg. Widyawati menegaskan jika akun tersebut bukan milik Menkes Terawan.

Widyawati menyampaikan, hingga saat ini, Menkes Terawan belum memiliki akun Instagram.

“(Menkes Terawan Agus) tidak ada IG/Instagram,” kata Widyawati saat dihubungi Kompas.com, Minggu (27/10/2019).

Baca juga: Profil Dokter Terawan, Menteri Kesehatan Kabinet Indonesia Maju

Pantauan Kompas.com, Minggu (27/10/2019) sore, akun Instagram @terawanputranto sudah tidak bisa ditemukan.

Klarifikasi bahwa akun @terawanputranto bukan milik Terawan juga dilakukan Kemenkes lewat fitur Instagram Story.

Berikut tangkapan layarnya:

 

Kiri: klarifikasi Kemenkes terkait akun mengatasnamakan Menkes Terawan. Kanan: Akun @terawanputranto sudah tidak bisa ditemukan.Instagram Kiri: klarifikasi Kemenkes terkait akun mengatasnamakan Menkes Terawan. Kanan: Akun @terawanputranto sudah tidak bisa ditemukan.

Sudah dilaporkan

Setelah mengetahui keberadaan akun bodong yang mengatasnamakan Menkes Terawan ini, pihak Kemenkes sempat melaporkan akun tersebut ke pengelola Instagram.

Widyawati menuturkan, akun resmi Instagram Kemenkes, @kemenkes_ri diblokir oleh pelaku.

Motif pelaku belum diketahui secara pasti, namun diduga pembuat akun hanya ingin menghimpun pengikut kemudian akun dijual.

Sejauh ini Kemenkes belum mendapatkan laporan adanya pihak yang dirugikan. Untuk itu, kasus ini juga tak sampai ke pihak berwajib.

Baca juga: Tak Hanya Menkes Terawan, Crowdfunding JKN-KIS Bisa Dilakukan Siapapun. Bagaimana Caranya?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X