Saat Hanura Tak Lagi Dapat Jatah Kursi Menteri...

Kompas.com - 27/10/2019, 10:00 WIB
Kolase foto memperlihatkan susunan menteri Kabinet Indonesia Maju, saat diumumkan dan diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO - DINO OKTAVIANOKolase foto memperlihatkan susunan menteri Kabinet Indonesia Maju, saat diumumkan dan diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

KOMPAS.com – Hanura melalui Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura, Bona Simanjutak, menyampaikan kekecewaannya lantaran tak ada kadernya yang ditunjuk sebagai menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Padahal, Hanura ikut mengusung kemenangan Jokowi dalam pilpres 2019.

Sementara, parpol pendukung lain termasuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Perindo yang sama-sama tak lolos masuk parlemen dengan Hanura sudah mendapat jatah.

"Kalau istilah Pak Erick Thohir berkeringat, kami berdarah-darah (saat pilpres)," ujar Bona dalam diskusi bertajuk 'Kabinet Bikin kaget' di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Ia juga mengatakan, kadernya belum ikhlas.

"Kalau ikhlas, kader belum. Kami masih menunggu ke depan, masih terus bergulir," ujar dia.

Meski menyatakan belum ikhlas, Bona menyebut Hanura tetap pada sikapnya tidak akan menjadi oposisi.

"Kalau oposisi kami tidak, kami dukung dari awal," katanya lagi.

Bona juga menyebut, sebetulnya Hanura sudah mengajukan nama-nama SDM unggul yang berasal dari partainya

"Pasti diajak bicara, ketum pasti diajak bicara. Kemudian bahkan bercanda waktu itu, daftar nama sudah canda-canda biasa. Pada dasarnya kami memberikan SDM kami yang luar biasa yang mumpuni kepada Pak Jokowi, tetapi yang ini juga bagian dari pada hak prerogatif beliau," kata Bona.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X