Ramai soal Toxic Positivity, Saat Ucapan Semangat Justru Jadi "Racun"

Kompas.com - 26/10/2019, 18:15 WIB
Ilustrasi sedih dan tidak bahagia Tim GouwIlustrasi sedih dan tidak bahagia

Bahkan, memperhatikan dan memproses emosi yang datang dan pergi dapat membantu Anda lebih memahami diri sendiri, dan orang-orang di sekitar Anda.

Selain itu, jika Anda berhadapan dengan orang yang sedang menghadapi masalah, maka tidak perlu menambah beban mereka dengan membandingkan dengan pengalaman pribadi atau orang lain.

"Tanggapan yang jauh lebih bermanfaat dan valid adalah mendengarkan dengan niat untuk memamhami, bukan memecahkan masalah dan membiarkan siapa pun yang menderita tahu bahwa tidak apa-apa bagi mereka untuk merasakan apa pun yang mereka rasakan," ucap Hoang.

Anda perlu mengetahui jika manusia perlu merasakan beragam emosi termasuk sakit, marah, dan kecewa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X