Kompas.com - 26/10/2019, 16:15 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Tagar #MasihRebahan menjadi puncak trending topic di kalangan pengguna Twitter Indonesia, Sabtu (26/10/2019) sekitar pukul 13.25 WIB.

Sebagian besar netizen Indonesia beramai-ramai mengunggah aktivitas mereka yang hanya berbaring di atas kasur untuk mengisi akhir pekan ini.

"Yang jam segini #MasihRebahan, kita sama," tulis salah satu netizen.

Bermalas-malasan saat akhir pekan memang terasa menyenangkan. Tapi, hanya berbaring di atas kasur sepanjang hari bisa berakibat negatif bagi tubuh kita.

Berikut lima efek negatif menghabiskan waktu rebahan sepanjang hari:

1. Nyeri punggung bagian bawah

Ketika kita tidak bergerak, kita kehilangan kekuatan dan fleksibilitas otot.

Ketika kita hanya rebahan sepanjang hari, kita kehilangan sekitar satu persen dari kekuatan otot kita setiap hari. Dan dalam seminggu kita bisa kehilangan 20 hingga 30 persen.

Hal ini membuat bangun dan kembali ke aktivitas apa pun menjadi sangat sulit karena punggung bawah kita mulai terasa sakit.

2. Meningkatkan stres dan kecemasan

Olahraga adalah bagian penting dari mengendalikan kecemasan dan stres. Sebaliknya, gaya hidup pasif juga dapat meningkatkan stres dan kecemasan kita.

Hanya rebahan saja di atas tempat tidur juga termasuk bagian dari gaya hidup pasif. Oleh karena itu, hanya rebahan saja sepanjang hari juga bisa meningkatkan stres dan kecemasan.

Baca juga: 6 Cara Mudah Terapkan Pola Makan Sehat

3. Depresi

Mereka yang hobi rebahan biasanya memiliki energi sedikit yang membuat mereka malas beraktivitas.

Mereka juga cenderung menghindari kegiatan yang akan membantu diri merasa lebih baik. Suasana hati seperti itu dapat meningkat menjadi episode depresi yang lebih serius.

4. Penyakit kardiovaskular

Sistem kardiovaskular kita berfungsi paling baik ketika tubuh kita tegak.

Jika kita hanya rebahan sepanjang hari, darah kita mulai menggenang di kaki dan ketika kita berdiri, itu dapat menyebabkan pusing dan jatuh.

Jarang bergerak juga menyebabkan jantung berdetak lebih cepat, volume darah yang dipompa menjadi lebih rendah. Oleh karena itu, penyerapan oksigen ke tubuh kita berkurang.

5. Obesitas

Menurut penelitian dari Canadian Sleep Journal, kita yang tidur lebih dari sembilan jam besar kemungkinannya untuk menambah berat badan secara signifikan.

Sama halnya dengan tidur terlalu lama, terlalu sering rebahan juga membuat kita mengalami pertambahan berat badan yang signifikan.

Baca juga: Dongkrak Produktivitas Kerja dengan Sarapan Sehat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.