Kompas.com - 23/10/2019, 09:06 WIB
Mantan Menkumham sekaligus Politisi PDI-P Yasonna Laoly usai menemui Presiden Joko Widodo membicarakan posisi menteri KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMMantan Menkumham sekaligus Politisi PDI-P Yasonna Laoly usai menemui Presiden Joko Widodo membicarakan posisi menteri

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menunjuk Yasonna H Laoly sebagai Menteri Hukum dan HAM dalam Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2024.

Penunjukan Yasonna sebagai Menteri diumumkan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Pengumuman dilakukan tiga hari setelah Jokowi dilantik sebagai Presiden di Gedung DPR/MPR, Minggu (20/10/2019).

Sebelumnya, Yasonna merupakan Menteri Hukum dan HAM Kabinet Kerja Jokowi periode 2014-2019. Namun di akhir jabatannya, ia mengundurkan diri.

Berikut profil Yasonna:

Yasonna merupakan pria kelahiran Sorkam, Tapanuli Tengah, 27 Mei 1953. Ia memiliki seorang istri bernama Alisye Widya Ketaren. Dari pernikahan tersebut, Yasonna dianugerahi empat orang anak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yasonna menempuh pendidikan Sekolah Menengah Atas di SMA Katolik Sibolga tahun 1968 hingga 1972.

Ia berhasil memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sumatera Utara (USU) pada tahun 1978.

Ia juga pernah mengenyam pendidikan Master di Commonwealth University pada tahun 1986 dan meraih gelar Doktor di North Carolina University tahun 1994.

Dalam Kabinet Kerja jilid I, ia juga menduduki jabatan sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Baca juga: Link Live Streaming Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024

Anggota DPR

Sebelum bergabung dengan kabinet kerja, ia berkarir sebagai anggota DPR RI komisi II periode 2004-2009.

Pada Pemilihan Umum 2019, Yasonna menjadi calon legislatif PDI-P dari dapil Sumatera Utara I.

Ia merupakan politisi PDIP-P yang menjabat sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Kerja sejak 27 Oktober 2019.

Yasonna terjun ke politik praktis dengan menjadi anggota DPRD Sumatera Utata periode 1999-2004 dari partai PDI-P.

Yasona juga pernah ditunjuk sebagai Ketua DPP PDI-P Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Perundang-undangan oleh Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarno Putri, pada kongres V PDI-P, Sabtu (10/8/2019).

Ayah empat anak itu juga pernah dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Kriminologi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK).

Jelang akhir Kabinet Kerja Jilid I, Yasonna sempat mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kemenkumham karena akan dilantik sebagai anggota DPR 2019-2024 pada 1 Oktober mendatang.

Kini, ia kembali menduduki jabatan yang sama dalam Kabinet Indonesia Maju.

Baca juga: Prabowo Siap Jadi Menteri Jokowi, Pendidikan Politik bagi Publik, Jangan Terlalu Fanatik...


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X