3 Hal Menarik dari Pertemuan Jokowi dan Para Calon Menteri di Istana

Kompas.com - 22/10/2019, 06:00 WIB
Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) berbincang dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo (kanan) dan wakil pimpinan MPR di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Pertemuan itu dilakukan untuk berkonsultasi terkait acara pelantikan Jokowi-Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024, yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober mendatang di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO APresiden Joko Widodo (ketiga kanan) berbincang dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo (kanan) dan wakil pimpinan MPR di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Pertemuan itu dilakukan untuk berkonsultasi terkait acara pelantikan Jokowi-Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024, yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober mendatang di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

KOMPAS.com – Nama-nama menteri yang akan terpilih masuk ke dalam kabinet Jokowi ramai menarik rasa penasaran pubik.

Sejumlah tokoh satu persatu terlihat menyapa Istana pada Senin (21/10/2019).

Menariknya, meskipun para tokoh tersebut adalah sosok-sosok yang familiar dikenal akan tetapi beberapa nama bukanlah sosok politisi. Beberapa tokoh yang hadir di Istana kemarin digadang-gadang akan menggawangi Kabinet Kerja Jilid 2.

Menteri dari kalangan profesional

Salah satunya adalah Nadiem Makarim. CEO aplikasi Go-Jek tersebut terlihat datang ke istana, dan memberikan sinyal kuat dirinya memang akan dipilih Jokowi masuk dalam susunan kabinet.

"Saya merasa ini kehormatan saya diminta bergabung ke kabinet dan saya menerima," kata Nadiem usai bertemu Jokowi pada Senin (21/10/2019).

Nadiem bahkan mengaku bahwa dirinya sudah diberitahu akan menjadi menteri apa. Akan tetapi, dirinya enggan membocorkan kepada wartawan.

Baca juga: Sosok Muda Non Politisi di Bursa Calon Menteri, Jadi Gebrakan Jokowi?

Terkait penunjukan dirinya sebagai menteri, Nadiem mengatakan dirinya juga sudah mundur dari Go-Jek.

Selain Nadiem, sosok yan terlihat datang adalah Wishnutama.

Wishnu, yang selama ini dikenal sebagai Komisaris Utama Net TV mengakui dirinya diminta presiden untuk menduduki posisi Menteri.

"Bapak (Presiden) menyampaikan, saya diminta bantu beliau," ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X