Hari Ini dalam Sejarah: Indonesia Akui Hasil Referendum Timor Timur

Kompas.com - 19/10/2019, 10:14 WIB
Ratusan pemuda yang tergabung dalam Barisan Rakyat Pembela Merah Putih (BRPMP), hari Senin (6/9), mendatangi Kedutaan Australia, di Jl HR Rasuna Said, Jakarta. Mereka membentangkan berbagai spanduk berisi nada protes berkaitan dengan hasil penentuan pendapat di Timor Timur tanggal 30 Agustus, yang dimenangkan prokemerdekaan. KOMPAS/EDDY HASBIRatusan pemuda yang tergabung dalam Barisan Rakyat Pembela Merah Putih (BRPMP), hari Senin (6/9), mendatangi Kedutaan Australia, di Jl HR Rasuna Said, Jakarta. Mereka membentangkan berbagai spanduk berisi nada protes berkaitan dengan hasil penentuan pendapat di Timor Timur tanggal 30 Agustus, yang dimenangkan prokemerdekaan.

KOMPAS.com - Hari ini 20 tahun lalu, tepatnya 19 Oktober 1999, menjadi tahun yang penting bagi Timor Leste.

Serangkaian peristiwa yang menentukan kemerdekaannya terjadi pada tahun ini.

Pada 19 Oktober 1999, hasil referendum Timor Timur (Timtim) disetujui melalui Sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), yaitu memutuskan bahwa Timtim bukan lagi wilayah Indonesia.

Signifikansi perubahan Timtim dimulai pada Januari 1999 saat Habibie mengumumkan ‘pilihan kedua’ bagi Timtim untuk memilih antara otonomi daerah atau kemerdekaan.

Habibie meminta Sekjen PBB saat itu, Kofi Anan, untuk menjembatani Indonesia dan Portugal soal Timtim.

Kemudian, dicapai kesepakatan untuk menggunakan jajak pendapat dalam konsultansi dengan masyarakat Timtim.

Baca juga: Senin Kelam 19 Oktober 1987, Terjadinya Tragedi Bintaro...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

New York Agreement

Melansir dari buku Midwifing a New State: The United Nations in East Timor karya Markus Benzing, pada 5 Mei 1999, dicapai kesepakatan antara Indonesia dan Portugal untuk membuat perjanjian referendum di Timtim.

Perjanjian ini dikenal sebagai New York Agreement.

PBB juga membentuk United Nations Mission in East Timor (UNAMET) untuk mengawal kesepakatan Indonesia dan Portugal dalam prosesnya menuju referendum Timtim.

Referendum akhirnya dilaksanakan pada 30 Agustus 1999 dan dilaksanakan dengan dua opsi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.