Viral Video WNA Rusak Pelinggih di Bali, Ini Klarifikasinya

Kompas.com - 19/10/2019, 07:07 WIB
Sebuah video menampilkan seorang WNA tengah menendang sebuah patung yang diduga tempat persembahyangan di Bali. Facebook: jeg.baliSebuah video menampilkan seorang WNA tengah menendang sebuah patung yang diduga tempat persembahyangan di Bali.

KOMPAS.com - Seorang Warga Negara Asing (WNA) yang diketahui berinisial LC terekam dalam sebuah video sedang menendang pelinggih panunggun karang hingga roboh di halaman sebuah rumah.

Tindakan yang terekam dalam video ini kemudian viral pada Jumat (18/10/2019).

Setelah pelinggih penunggun itu roboh, LC yang terlihat bersama seorang wanita bergegas meninggalkan pelinggih dan masuk ke dalam mobil.

Salah satu akun yang mengunggahnya di Instagram adalah akun Bali Undercover, @jeg. bali.

Video berdurasi 36 detik itu telah ditonton sebanyak lebih dari 18 ribu kali.

Bagaimana kronologi peristiwa ini?

Kompas.com mengonfirmasinya kepada Polres Buleleng Bali, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Viral Video Kucing Dicekoki Ciu, Ini Pengakuan Pelaku kepada Polisi

Kasubbag Humas Polres Buleleng, Iptu I Gede Sumarjaya mengatakan, terkait peristiwa itu, pihaknya telah menerima pengaduan dari pelapor berinisial NLS.

NLS diketahui pernah bersama LC saat di Denmark.

NLS melaporkan dugaan pengerusakan persembhayangan penunggun karang rumah, di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Bali.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Meninggal karena Corona, Dokter Ini Minta APD untuk Tenaga Medis Dilengkapi

Sebelum Meninggal karena Corona, Dokter Ini Minta APD untuk Tenaga Medis Dilengkapi

Tren
396 PNS Terdeteksi Covid-19, Ini Perinciannya...

396 PNS Terdeteksi Covid-19, Ini Perinciannya...

Tren
PSBB DKI Jakarta Berlaku Hari Ini, Berikut Cara PLN Amankan Pasokan Listrik

PSBB DKI Jakarta Berlaku Hari Ini, Berikut Cara PLN Amankan Pasokan Listrik

Tren
Bagaimana Vaksin BCG Berkorelasi dengan Tingkat Keparahan Covid-19 Suatu Negara?

Bagaimana Vaksin BCG Berkorelasi dengan Tingkat Keparahan Covid-19 Suatu Negara?

Tren
5 Daerah di Jabar Ajukan PSBB, Bagaimana Sebaran Kasus Covid-19 di Sana?

5 Daerah di Jabar Ajukan PSBB, Bagaimana Sebaran Kasus Covid-19 di Sana?

Tren
Tanggapi Keluhan Jaringan IndiHome Lambat Saat Work from Home, Ini Jawaban Telkom

Tanggapi Keluhan Jaringan IndiHome Lambat Saat Work from Home, Ini Jawaban Telkom

Tren
Update Corona, dari Tingginya Angka Kematian di AS hingga Nol Kasus di Daegu, Korsel

Update Corona, dari Tingginya Angka Kematian di AS hingga Nol Kasus di Daegu, Korsel

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Letusan Hebat Gunung Tambora yang Mengubah Dunia

Hari Ini dalam Sejarah: Letusan Hebat Gunung Tambora yang Mengubah Dunia

Tren
2 Kemungkinan Cara Virus Corona Dapat Menyerang Jantung

2 Kemungkinan Cara Virus Corona Dapat Menyerang Jantung

Tren
PSBB Jakarta Mulai Berlaku, Apa Saja Bantuan yang Didapatkan Warga?

PSBB Jakarta Mulai Berlaku, Apa Saja Bantuan yang Didapatkan Warga?

Tren
Update Virus Corona di Dunia 10 April: 1,6 Juta Orang Terinfeksi, 355.671 Sembuh

Update Virus Corona di Dunia 10 April: 1,6 Juta Orang Terinfeksi, 355.671 Sembuh

Tren
Berikut Sebaran Kasus Corona di Indonesia dan Satu Provinsi yang Masih Nol Kasus

Berikut Sebaran Kasus Corona di Indonesia dan Satu Provinsi yang Masih Nol Kasus

Tren
Digeser, Ini Daftar Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama 2020

Digeser, Ini Daftar Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama 2020

Tren
Ikuti Jakarta, Berikut 5 Wilayah yang Ajukan PSBB, Mana Saja?

Ikuti Jakarta, Berikut 5 Wilayah yang Ajukan PSBB, Mana Saja?

Tren
Raja Salman Mengasingkan Diri, 150 Anggota Kerajaan Saudi Dilaporkan Positif Covid-19

Raja Salman Mengasingkan Diri, 150 Anggota Kerajaan Saudi Dilaporkan Positif Covid-19

Tren
komentar
Close Ads X