Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB, Apa Peran Pentingnya?

Kompas.com - 18/10/2019, 11:55 WIB
Ilustrasi Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS). ShutterstockIlustrasi Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS).

KOMPAS.com - Indonesia kembali terpilih menjadi anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022.

Sebanyak 174 suara dikantongi Indonesia dalam pemilihan yang dilaksanakan di markas besar PBB di New York, Kamis (17/10/2019).

Selain Indonesia, tiga negara Asia Pasifik lain yang menjadi anggota Dewan HAM PBB adalah Jepang, Korea Selatan, dan Kepulauan Marshall.

Dewan HAM PBB beranggotakan 47 negara melalui pemilihan langsung maupun rahasia pada Mejalis Umum PBB dengan distribusi geografis.

Keanggotaan Indonesia

Bukan kali ini saja Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan HAM PBB.

Seperti diberitakan oleh Harian Kompas, 15 Mei 2006, Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan HAM PBB periode 2006-2007 dengan jumlah dukungan sebanyak 165 suara.

Baca juga: Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB Periode 2020-2022

Namun, terpilihnya Indonesia ini disambut dengan suara beragam.

Dewan HAM PBB yang baru saja melakukan reformasi masih tetap menjadi sorotan karena sering terjadi politisasi.

Pada tahun 2007, Indonesia kembali terpilih menjadi anggota Dewan HAM PBB periode 2007-2010.

Indonesia memperoleh 182 suara dari 190 negara anggota yang memiliki hak pilih, seperti dikutip dari Harian Kompas, 19 Mei 2007.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X