Ramai Inspeksi Boeing 737, Mengapa Pesawat Bisa Mengalami Keretakan?

Kompas.com - 16/10/2019, 10:19 WIB
Mekanik tengah memeriksa pesawat Boeing 737-800 NG Garuda Indonesia di salah satu hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (19/7/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Mekanik tengah memeriksa pesawat Boeing 737-800 NG Garuda Indonesia di salah satu hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (19/7/2017).


KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan grounding tiga pesawat jenis Boeing 737 NG yang dioperasikan maskapai Indonesia.

Tiga pesawat itu ialah satu milik Garuda Indonesia dan dua milik Sriwijaya Air.

Kebijakan itu terkait dengan langkah Boeing yang telah memeriksa 810 unit pesawat tipe 737 Next Generation (NG) di seluruh dunia.

Jenis pesawat 737 NG meliputi Boeing 737-600, Boeing 737-700, Boeing 737-800, dan Boeing 737-900.

Dari pemeriksaan itu, Boeing menemukan retakan struktural di 38 unit pesawat sehingga membutuhkan perbaikan dan penggantian.

Lantas, mengapa pesawat dapat mengalami keretakan?

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan, semua benda padat dapat mengalami keretakan.

"Jadi sebetulnya keretakan ini bukan sesuatu yang luar biasa," kata Alvin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (16/10/2019).

Menurut dia, semua pesawat dapat mengalami keretakan, terutama yang usianya sudah tua.

Lebih lanjut, bila keretakan terjadi pada bagian-bagian yang bukan struktural, menurutnya mudah saja untuk diganti dan dipasang komponen baru.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X