Kontroversi Bus Merek Zhong Thong untuk Transjakarta

Kompas.com - 15/10/2019, 19:30 WIB
Sebanyak 23 bus Transjakarta, jenis bus gandeng, buatan Zhong Tong China menempati pool Transjakarta di Pesing, Jakarta, Rabu (12/12/2012). Rencananya Pemkot DKI Jakarta, total akan mengimpor sebanyak 66 bus gandeng dari China yang seluruhnya akan tuntas dikirim pada bulan Desember ini. Bentuk bus ini kaca depannya lebih lebar, dilengkapi atribut keselamatan seperti tabung pemadam kebakaran, palu pemecah kaca, dan CCTV. KOMPAS/LASTI KURNIASebanyak 23 bus Transjakarta, jenis bus gandeng, buatan Zhong Tong China menempati pool Transjakarta di Pesing, Jakarta, Rabu (12/12/2012). Rencananya Pemkot DKI Jakarta, total akan mengimpor sebanyak 66 bus gandeng dari China yang seluruhnya akan tuntas dikirim pada bulan Desember ini. Bentuk bus ini kaca depannya lebih lebar, dilengkapi atribut keselamatan seperti tabung pemadam kebakaran, palu pemecah kaca, dan CCTV.

KOMPAS.com -  Bus merk Zhong Tong kembali dioperasikan oleh PT Transportasi Jakarta.

Zhong Tong merupakan jenis bus buatan Cina yang pertama kali disorot oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) di tahun 2014.

Ahok menilai bahwa bus merk Zhong Tong tidak laik pakai. Ia menduga bahwa sering bermasalahnya bus transjakarta diakibatkan oleh kualitas bus yang buruk.

Melansir pemberitaan Kompas.com (8/3/2015), satu unit bus Zhong Tong pernah mengalami insiden, yaitu terbakar di dekat Halte Pancoran Barat pada Minggu (8/3/2015).

Akibat kejadian tersebut, PT Transportasi Jakarta meminta agen pemegang merek (APM) Zhong Tong untuk bertanggungjawab.

Baca juga: Dulu Sering Mogok dan Terbakar, Kini Bus Zhong Tong Harus Penuhi Standar Transjakarta untuk Beroperasi

Unit bus yang terbakar tersebut pernah terendam banjir selama lebih dari 30 jam di Sunter, Jakarta Utara. Namun, bus tersebut telah dibongkar dan diservice oleh APM Zhong Tong.

Selain permintaan pertanggungjawaban, insiden kebakaran tersebut juga menjadi penyebab diinstrusikannya pemeriksaan bus untuk semua merek yang dioperasikan saat itu, yaitu Zhong Tong, Yutong, Angkai, dan lainnya.

Diberhentikan

Melansir pemberitaan Kompas.com (9/3/2015), pihak Transjakarta pun resmi menghentikan operasional dari 30 unit bus gandeng Zhong Tong. Jumlah tersebut sudah termasuk bus yang terbakar.

Penghentian sementara seluruh unit bus Zhong Tong dilakukan dalam rangka pemeriksaan secara menyeluruh.

PT Transjakarta menilai perlu dilakukan pengecekan kembali untuk mengetahui kualitas dari bus asal Tiongkok tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X