Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Belajar dari Kasus SPBU Terbakar, Ini Imbauan Pertamina untuk Konsumen

Kompas.com - 12/10/2019, 15:48 WIB
Retia Kartika Dewi,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebuah mobil Daihatsu Grand Max terbakar saat melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat (11/10/2019).

Adapun kejadian terbakarnya mobil ini diduga karena radiasi yang terpancar dari ponsel milik konsumen.

Menyoal penggunaan ponsel dalam area SPBU, Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III, Dewi Sri Utami mengimbau kepada masyarakat supaya tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan di SPBU.

"Matikan mesin kendaraan, tidak menggunakan telepon seluler, tidak merokok di area SPBU, dan tidak mengisi BBM selain ke tangki kendaraan," ujar Dewi saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (11/10/2019).

Baca juga: Pom Bensin Cipayung Terbakar karena Radiasi Ponsel, Ahli LIPI: Tidak Mungkin

Patuhi peraturan

Selain itu, ia juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa di setiap SPBU telah terpasang logo dan simbol mengenai peraturan apa saja yang harus dipatuhi saat pengisian BBM.

Logo dan simbol tersebut antara lain, simbol ponsel yang dicoret, simbol kamera yang dicoret, dan simbol rokok yang dicoret.

Untuk simbol ponsel yang dicoret, Dewi menjelaskan bahwa penggunaan ponsel dan alat portable electronic product (PEP) seperti, tablet, iPad, Kindle secara umum tidak diperuntukkan digunakan di area berbahaya, misalnya zona 1 dan 2 di SPBU.

"Penggunaan ponsel dan PEP di area berbahaya, yakni zona 1 dan zona 2, berpotensi tinggi mengakibatkan insiden seperti kebakaran dan ledakan di area tersebut," ujar Dewi.

Adapun potensi bahaya yang timbul, yakni saat peralatan tersebut dalam mode aktif atau karena sedang digunakan.

Untuk ponsel, ketika ada panggilan masuk atau panggilan keluar yang berindikasi mengakibatkan ledakan pada SPBU.

Sementara, untuk simbol kamera yang dicoret berarti adanya potensi bahaya dari kamera saat menggunakan flash (lampu kilat) kamera.

"Hal tersebut menimbulkan potensi loncatan arus listrik (arc spark) dari sirkuit baterai atau board elektronik pada saat perangkat digunakan dan dengan konstruksi/desain penutup perangkat yang tidak kedap gas, maka perangkat berpotensi sebagai ignition source dan dapat menyebabkan kebakaran," ujar Dewi menjelaskan proses bahaya penggunaan ponsel dan kamera di area SPBU.

Sementara, penggunaan ponsel, tablet, dan PEP dilarang atau dibatasi saat digunakan di area berbahaya, seperti SPBU.

Namun, perangkat elektronik tersebut bisa digunakan di area apabila telah mendapatka ijin khusus dari fungsi yang memiliki otoritas terhadap pengelolaan aspek Health, Safety, Environtment (HSE) di perusahaan, dan peralatan yang ditempatkan dan/atau yang dioperasikan di luar area berbahaya yang telah ditetapkan.

Baca juga: Soal Pom Bensin Terbakar Diduga karena Radiasi Ponsel, Ini Penjelasan Pertamina

Kenali 3 unsur berbahaya

Di sisi lain, External Communication Pertamina, Arya Dwi Paramitha, mengungkapkan bahwa ponsel secara umum bisa memicu kebakaran saat digunakan pada area yang dominan terdapat uap dari BBM.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Kenya Diterjang Banjir Bandang, KBRI Pastikan Kondisi WNI Aman

Kenya Diterjang Banjir Bandang, KBRI Pastikan Kondisi WNI Aman

Tren
Jadwal Festival Lampion Waisak Borobudur 2024, Tukar Tiket Mulai Mei

Jadwal Festival Lampion Waisak Borobudur 2024, Tukar Tiket Mulai Mei

Tren
Penelitian Menemukan Bagaimana Kucing Menghasilkan Suara Dengkuran Uniknya

Penelitian Menemukan Bagaimana Kucing Menghasilkan Suara Dengkuran Uniknya

Tren
Daftar Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa, Shin Tae-yong Paling Lama

Daftar Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa, Shin Tae-yong Paling Lama

Tren
Belum Terjual, Mobil Mario Dandy Dilelang mulai Rp 809 Juta, Simak Cara Belinya

Belum Terjual, Mobil Mario Dandy Dilelang mulai Rp 809 Juta, Simak Cara Belinya

Tren
Indonesia Vs Korea Selatan di Piala Asia U23, Shin Tae-yong dan Pratama Arhan Akan Hadapi Rekannya

Indonesia Vs Korea Selatan di Piala Asia U23, Shin Tae-yong dan Pratama Arhan Akan Hadapi Rekannya

Tren
Jadwal dan Live Streaming Indonesia Vs Korea Selatan di Piala Asia U23, Kick Off 00.30 WIB

Jadwal dan Live Streaming Indonesia Vs Korea Selatan di Piala Asia U23, Kick Off 00.30 WIB

Tren
Kronologi Perampok Sebar Uang Curian Rp 250 Juta untuk Mengecoh Kejaran Warga di Jambi

Kronologi Perampok Sebar Uang Curian Rp 250 Juta untuk Mengecoh Kejaran Warga di Jambi

Tren
20 Negara Penduduk Terbanyak di Dunia 2024, Indonesia Nomor Berapa?

20 Negara Penduduk Terbanyak di Dunia 2024, Indonesia Nomor Berapa?

Tren
Ilmuwan Akhirnya Tahu Apa Isi Bulan, Disebut Mirip dengan Bumi

Ilmuwan Akhirnya Tahu Apa Isi Bulan, Disebut Mirip dengan Bumi

Tren
14 Kepala Daerah Penerima Satyalancana dari Jokowi, Ada Bobby tapi Gibran Batal Hadir

14 Kepala Daerah Penerima Satyalancana dari Jokowi, Ada Bobby tapi Gibran Batal Hadir

Tren
KAI Sediakan Fitur 'Connecting Train' untuk Penumpang yang Tidak Dapat Tiket di Stasiun

KAI Sediakan Fitur "Connecting Train" untuk Penumpang yang Tidak Dapat Tiket di Stasiun

Tren
Daftar Dugaan Keterlibatan Keluarga SYL dalam Pencucian Uang, Digunakan untuk Skincare dan Renovasi Rumah

Daftar Dugaan Keterlibatan Keluarga SYL dalam Pencucian Uang, Digunakan untuk Skincare dan Renovasi Rumah

Tren
Daftar Keluarga Jokowi yang Terima Penghargaan, Terbaru Bobby Nasution

Daftar Keluarga Jokowi yang Terima Penghargaan, Terbaru Bobby Nasution

Tren
Benarkah Tidur di Kamar Tanpa Jendela Berakibat TBC? Ini Kata Dokter

Benarkah Tidur di Kamar Tanpa Jendela Berakibat TBC? Ini Kata Dokter

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com