Mengapa Pelaku Gunakan Kunai untuk Serang Wiranto?

Kompas.com - 11/10/2019, 14:45 WIB
Barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menusuk Wiranto, Kamis (10/10/2019). Wiranto menderita luka dua tusukan di bagian perut dan polisi mengamankan dua tersangka suami istri Syahril dan Fitri Andriana yang diduga terpapar jaringan ISIS. DOK. ISTIMEWABarang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menusuk Wiranto, Kamis (10/10/2019). Wiranto menderita luka dua tusukan di bagian perut dan polisi mengamankan dua tersangka suami istri Syahril dan Fitri Andriana yang diduga terpapar jaringan ISIS.

Senjata rumahan

Adapun, maksud domestic weapon menurut keterangannya, adalah senjata rumahan.

“Senjata yang bisa didapat di dapur misal bom panci, golok, jadi bukan yang susah-susah,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto mengatakan penggunaan kunai untuk menusuk Wiranto bertujuan agar tak mudah untuk dilacak.

“Tidak sembarangan senjata karena kalau dibeli dari lokasi mana-lokasi mana mudah dilacak. Tapi dengan menggunakan senjata khas yang gaya sendiri untuk private di kelompok itu,” ujarnya seperti dalam tayangan Kompas.tv, Jumat (10/10/2019).

Diberitakan Kompas.com (10/10/2019), pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto merupakan warga pendatang.

Keduanya mengontrak di Kampung Sawah, dekat alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang.

Ketua RT 004 RW 001, Kampung Sawah Gang Kenari, Desa Menes, Kecamatan Menes, Mulyadi mengatakan kedua pelaku tinggal di sebuah kontrakan petak yang disewa sejak Februari 2019.

"Mulai ngontrak kira-kira Februari, sudah sekitar 7 bulanlah," ujarnya, Kamis (10/10/2019).

SA berasal Medan dan FA berasal dari Brebes. Kepada Mulyadi, SA mengaku berbisnis online berbagai macam barang, mulai dari madu, pakaian anak-anak, pulsa dan travel.

"Bisnis online. Pernah bawa jualan pakaian anak-anak. Saya sebagai tetangga enggak punya curiga apa-apa," kata Mulyadi.

 Baca juga: Soal Penusukan Wiranto, Ini Rentetan Jejak ISIS di Indonesia

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikut Sebaran 2.273 Kasus Positif Covid-19 di 32 Provinsi di Indonesia

Berikut Sebaran 2.273 Kasus Positif Covid-19 di 32 Provinsi di Indonesia

Tren
2.273 Orang Terinfeksi Covid-19 di Indonesia, Seberapa Mematikan Virus Corona?

2.273 Orang Terinfeksi Covid-19 di Indonesia, Seberapa Mematikan Virus Corona?

Tren
Wisuda di Tengah Pandemi Covid-19, Kampus Ini Gunakan Robot untuk Gantikan Wisudawan

Wisuda di Tengah Pandemi Covid-19, Kampus Ini Gunakan Robot untuk Gantikan Wisudawan

Tren
Viral Sepekan: Hoaks Larangan Mudik | Pesan Berantai soal Kode Tarif Diskon Listrik

Viral Sepekan: Hoaks Larangan Mudik | Pesan Berantai soal Kode Tarif Diskon Listrik

Tren
Apa yang Bisa Dilakukan untuk Ratakan Kurva dan Hentikan Penyebaran Virus Corona?

Apa yang Bisa Dilakukan untuk Ratakan Kurva dan Hentikan Penyebaran Virus Corona?

Tren
Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan Digelar 23 April Lewat Video Conference

Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan Digelar 23 April Lewat Video Conference

Tren
Peneliti Australia Klaim Temukan Obat Potensial yang Mampu Bunuh Virus Corona dalam 48 Jam

Peneliti Australia Klaim Temukan Obat Potensial yang Mampu Bunuh Virus Corona dalam 48 Jam

Tren
Saat 18 Dokter Indonesia Gugur Perangi Corona: Minimnya APD hingga Ditolak RS

Saat 18 Dokter Indonesia Gugur Perangi Corona: Minimnya APD hingga Ditolak RS

Tren
Update Virus Corona, Hampir 65 Ribu Kematian Global hingga Peringatan Trump

Update Virus Corona, Hampir 65 Ribu Kematian Global hingga Peringatan Trump

Tren
Mengenang Kurt Cobain, Ikon Musik Rock Modern

Mengenang Kurt Cobain, Ikon Musik Rock Modern

Tren
Meski Menginfeksi 500 Juta Penduduk, Ini Alasan Pandemi Flu Spanyol Banyak Dilupakan

Meski Menginfeksi 500 Juta Penduduk, Ini Alasan Pandemi Flu Spanyol Banyak Dilupakan

Tren
Epidemiolog: Cuaca dan Geografis Indonesia Tak Signifikan Hambat Penyebaran Corona

Epidemiolog: Cuaca dan Geografis Indonesia Tak Signifikan Hambat Penyebaran Corona

Tren
Lebih dari 1 Juta Orang Terinfeksi, Bagaimana dan Kapan Pandemi Virus Corona Akan Berakhir?

Lebih dari 1 Juta Orang Terinfeksi, Bagaimana dan Kapan Pandemi Virus Corona Akan Berakhir?

Tren
Imbas Covid-19, Harga Minyak Mentah Indonesia  Anjlok Pada Maret 2020

Imbas Covid-19, Harga Minyak Mentah Indonesia Anjlok Pada Maret 2020

Tren
1,19 Juta Terinfeksi, Peneliti Sebut Virus Corona Dapat Menyebar hingga Jarak 8 Meter

1,19 Juta Terinfeksi, Peneliti Sebut Virus Corona Dapat Menyebar hingga Jarak 8 Meter

Tren
komentar
Close Ads X