Gagal Buka Situs SSCN untuk CPNS 2019? Jangan Panik, Ini Alasannya

Kompas.com - 03/10/2019, 12:18 WIB
Ilustrasi membuka situs SSCN KOMPAS.com/Akbar BhayuIlustrasi membuka situs SSCN

KOMPAS.com - Pemerintah akan kembali membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil ( CPNS) 2019.

Menurut informasi terakhir, pengumuman resmi seputar rekrutmen CPNS 2019 akan disampaikan setelah pemerintahan baru terbentuk. Tepatnya, pada minggu keempat Oktober 2019.

Sebelumnya, pada rekrutmen CPNS 2018, pendaftaran peserta terintegrasi secara nasional melalui satu portal resmi milik Badan Kepegawaian Negara ( BKN), sscn.bkn.go.id.

Meski masih beberapa minggu lagi menjelang akhir Oktober 2019, antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk mendaftarkan diri sebagai abdi negara.

Situs SSCN mulai ramai dikunjungi.

Sejumlah warganet, melalui media sosial Twitter, menanyakan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun resmi @BKNgoid mengenai situs SSCN yang belum dapat diakses.

"Min kok nggak bisa diakses?," tulis salah satu pengguna Twitter.

Belum bisa diakses

Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, saat ini situs SSCN memang belum diaktifkan sehingga belum bisa diakses.

"Pendaftaran daring rekrutmen CPNS memang belum dimulai. Oleh karena itu sscasn.bkn.go.id belum diaktifkan," kata Ridwan melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis (3/10/2019).

Ridwan menjelaskan, situs SSCN akan diaktifkan setelah pengumuman penerimaan CPNS.

Menurut dia, saat ini BKN masih melakukan persiapan menjelang pendaftaran rekrutmen pegawai pemerintah tahun ini.

"Persiapan terus dilakukan oleh BKN dan K/L (kementerian/lembaga) lain yang tergabung dalam Panselnas (panitia seleksi nasional), sehingga saat pengumuman dilakukan, sistem SSCASN siap digunakan," ujar Ridwan.

BKN juga terus melakukan koordinasi dengan instansi pusat dan daerah.

Baca juga: Ini Sejumlah Fitur di Portal SSCN untuk Perekrutan CPNS 2018

CAT BKN

Tampilan menu simulasi situs CAT BKNcat.bkn.go.id Tampilan menu simulasi situs CAT BKN

Seperti diketahui, pada rekrutmen 2018 lalu, tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) dan Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) CPNS dilaksanakan berbasis CAT (computer assisted test).

BKN memfasilitasi simulasi tes berbasis CAT ini dengan menyediakan portal latihan, yaitu cat.bkn.go.id.

Ridwan mengatakan, calon pelamar yang berminat menjajal simulasi CAT, dapat mengakses situs tersebut.

"Namun demikian, (simulasi CAT) ada batasan jumlah akses per hari. Web ini kami tujukan bukan untuk latihan soal SKD dan SKB, melainkan untuk mengenalkan interface (antarmuka) CAT BKN saja. Soal SKD dan SKB merupakan dokumen rahasia negara yang tidak dapat disebarluaskan," kata Ridwan.

Baca juga: Registrasi Akun SSCN untuk CPNS 2018 Sudah Bisa Dilakukan, Ini Caranya

KOMPAS.com/Dhawam Pambudi Infografik: 6 Rekrutmen CPNS 2019 untuk Usia 40 Tahun

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu dan Balita Terpisah di Hong Kong Akhirnya Bertemu di Surabaya, Ini Kisahnya

Ibu dan Balita Terpisah di Hong Kong Akhirnya Bertemu di Surabaya, Ini Kisahnya

Tren
Pidato di Wisuda Harvard, Ini yang Disampaikan Nadhira Afifa

Pidato di Wisuda Harvard, Ini yang Disampaikan Nadhira Afifa

Tren
6 Misteri tentang Virus Corona yang Belum Diketahui Sampai Saat Ini

6 Misteri tentang Virus Corona yang Belum Diketahui Sampai Saat Ini

Tren
Mahasiswi Indonesia Nadhira Afifa Terpilih Sampaikan Pidato di Wisuda Harvard

Mahasiswi Indonesia Nadhira Afifa Terpilih Sampaikan Pidato di Wisuda Harvard

Tren
Kabar Baik Indonesia Hari Ini: 102 Daerah Bebas Covid-19, Rupiah Menguat

Kabar Baik Indonesia Hari Ini: 102 Daerah Bebas Covid-19, Rupiah Menguat

Tren
Gelombang Kedua Corona Iran: 3 Hari Berturut-turut Laporkan 3.000 Kasus

Gelombang Kedua Corona Iran: 3 Hari Berturut-turut Laporkan 3.000 Kasus

Tren
5 YouTuber Indonesia dengan Konten Inspiratif Kuliah di Luar Negeri, dari Nadhira Afifa hingga Jerome Polin

5 YouTuber Indonesia dengan Konten Inspiratif Kuliah di Luar Negeri, dari Nadhira Afifa hingga Jerome Polin

Tren
Kabar Baik: Rekor 551 Pasien Covid-19 Sembuh Harian, Begini Perawatannya

Kabar Baik: Rekor 551 Pasien Covid-19 Sembuh Harian, Begini Perawatannya

Tren
7 Negara di Dunia yang Akan Buka Pariwisata, Indonesia Salah Satunya

7 Negara di Dunia yang Akan Buka Pariwisata, Indonesia Salah Satunya

Tren
12 Penumpang dari Doha Positif Covid-19, Yunani Setop Penerbangan dari dan ke Qatar

12 Penumpang dari Doha Positif Covid-19, Yunani Setop Penerbangan dari dan ke Qatar

Tren
INFOGRAFIK: Pandemi Covid-19, Arti Zona Merah, Oranye, Kuning dan Hijau

INFOGRAFIK: Pandemi Covid-19, Arti Zona Merah, Oranye, Kuning dan Hijau

Tren
Di Warung Berbagi, Bisa Makan Sepuasnya Tanpa Harus Membayar Saat Pandemi Covid-19

Di Warung Berbagi, Bisa Makan Sepuasnya Tanpa Harus Membayar Saat Pandemi Covid-19

Tren
Simak, Waktu Terbaik Saksikan Gerhana Bulan Penumbra Esok Pagi

Simak, Waktu Terbaik Saksikan Gerhana Bulan Penumbra Esok Pagi

Tren
[KLARIFIKASI] Benarkah Petugas Rapid Test Jarang Ganti Sarung Tangan dan Berisiko Tularkan Covid-19?

[KLARIFIKASI] Benarkah Petugas Rapid Test Jarang Ganti Sarung Tangan dan Berisiko Tularkan Covid-19?

Tren
Syarat Mengajukan Keringanan UKT Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri

Syarat Mengajukan Keringanan UKT Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri

Tren
komentar
Close Ads X