Kompas.com - 02/10/2019, 07:05 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
fakta

fakta!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini benar.

KOMPAS.com - Seorang polisi yang tertancap anak panah di bagian bahu sebelah kanan terekam dalam video yang beredar di media sosial pada Sabtu, (28/9/2019).

Tak hanya dalam video, terdapat juga foto oknum polisi dengan orang yang sama tengah terbaring di atas bed dengan anak panah yang masih menancap di bahu.

Adapun ada dua pengunggah yang memberi keterangan yang berbeda mengenai video dan foto tersebut. Salah satu menarasikan bahwa polisi tersebut akting dan lainnya menarasikan itu kejadian di TKP flyover Makassar.

Lantas, bagaimana informasi mana yang benar?

Narasi yang beredar:

Salah satu pengguna media sosial Twitter, Mulyadi Adi melalui akun Twitter-nya, @Mulyadi_Adi__ mengunggah foto berserta video yang memperlihatkan oknum polisi yang sedang terluka akibat panah yang menancap di bahunya.

Selain itu, Mulyadi pun melengkapi twit tersebut dengan narasi yang diduga apa yang dialami polisi itu adalah rekayasa atau pura-pura.

"Tak ada kejahatan yang sempurna. Belajar akting di mana, pak?" tulis Mulyadi dalam twitnya, Sabtu (28/9/2019).

Tersebarnya video itu membuat warganet lain turut merespons. Hingga kini, twit tersebut telah di-retwit sebanyak lebih dari 13.500 kali dan telah disukai sebanyak lebih dari 18.800 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Di sisi lain, akun Twitter Presiden Runner Up, @P3nj3l4j4h juga ikut mengunggah video polisi yang terluka akibat anak panah yang menancap di bahunya.

Ia menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi di TKP Flyover Makassar.

"Semoga anak panahnya tidak beracun ya pak polisi...TKP flyover Makassar, yang sabar pak..saya rasakan apa yang bapak rasakan saat ini dari pandangan mata bapak, pasti bapak ingat anak istri di rumah meskipun sedang terluka," tulis @P3nj3l4j4h dalam twitnya.

Meski begitu, video tersebut telah ditonton sebanyak 309.200 kali penayangan.

Baca juga: Viral Polisi Kena Panah Diduga Akting, Ini Faktanya...

Penelusuran Kompas.com:

Menanggapi kabar yang beredar, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengungkapkan, apa yang dialami polisi tersebut adalah kenyataan, bukan rekayasa.

"Itu anggota saya sakit juga. Bukan pura-pura itu," ujar Wahyu saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (1/10/2019).

Adapun Wahyu menjelaskan bahwa polisi yang terluka itu adalah anggotanya, yakni Bripda Supratman yang mengamankan unjuk rasa di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Dia terkena anak panah saat unjuk rasa tanggal 27 September, jam 21.00 WIT, di Jalan Urip Sumoharjo," ujar Wahyu menjelaskan kejadian.

Setelah mengelami kejadian itu, Bripda Supratman langsung dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Andi Mappaodang Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sementara, Wahyu juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang simpang siur.

Ia pun mengatakan, informasi yang menyebut Bripda Supratman berpura-pura sakit adalah tidak benar.

"Tidak benar itu. Jangan percaya warganet," ujar Wahyu.

Baca juga: 5 Fakta Film G30S/PKI, dari Film Wajib Era Soeharto hingga Pecahkan Rekor Penonton

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.