Andre Rosiade: Kami Bukan Politisi yang Takut Didemo Mahasiswa

Kompas.com - 29/09/2019, 13:30 WIB
Juru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Andre Rosiade saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOJuru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Andre Rosiade saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2019).


KOMPAS.com – Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade menyampaikan sejumlah janjinya kepada perwakilan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa, jika nantinya sudah duduk di bangku DPR.

Janji-janji itu ia sampaikan saat berdialog dengan sejumlah Ketua BEM di program Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Sabtu (28/9/2019).

Salah satu janjinya, Andre mengatakan jika sudah menjadi anggota legislatif nantinya ia tidak akan menjadi dewan yang takut didemo mahasiswa.

“Kami bukan politisi yang takut didemo, kami siap menerima Anda demonstrasi, mari kita berdiskusi dan menyerap aspirasi,” kata Andre pada Ketua BEM Universitas Negeri Jakarta Abdul Basit.

Tidak hanya di situ, Andre juga mengaku terdapat persamaan antara ia dan para mahasiswa demonstran yang sama-sama pernah mendemo DPR. Oleh karena itu, ia akan menyambut baik kehadiran teman-teman mahasiswa jika ingin datang dan menyampaikan aspirasi.

Baca juga: Muncul Anggapan Aksi Mahasiswa Ditunggangi, Ini Ulasan Pengamat

“Dan insyaallah teman-teman tidak usah khawatir, kami, saya, Tobas, adalah anggota-anggota DPR RI era 2019-2024 yang juga sama posisinya dengan teman-teman, pernah demonstrasi, menduduki DPR, pernah nginep di DPR,” ujar dia.

“Teman-teman datang ke DPR, saya, Tobas, akan sambut dengan baik,” imbuhnya.

Di samping itu, Andre meyakini gerakan mahasiswa yang menggeliat saat ini adalah murni berangkat dari keresahan yang ada di masyarakat, tidak ada kepentingan lain yang menunggangi selain kepentingan publik.

Ia pun meminta mahasiswa untuk terus melanjutkan perjuangannya dalam menyampaikan tuntutan kepada DPR dan Pemerintah.

“Jadi saya rasa, teman-teman terus saja berjuang sesuai koridor yang teman-teman yakini, tidak usah takut, percayalah mahasiswa kalau memang murni gerakannya pasti didukung rakyat,” ucap Andre.

Keyakinannya ini diperkuat dengan gelombang massa yang dipimpin oleh ketua-ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Baca juga: Soal Aksi Mahasiswa, Pantaskah Menristek Dikti Memberi Sanksi Rektor?

“Saya percaya bahwa mahasiswa yang berdemonstrasi sekarang mereka adalah pimpinannya Ketua BEM mahasiswa, dari lembaga formal, dari badan eksekutif mahasiswa, bukan dari lembaga nonformal di luar kampus. Sehingga saya yakin mereka tidak ada yang menunggangi,” jelas dia.

Andre memang mencalonkan diri menjadi anggota dewan pada Pemilu kemarin dan memenangkan suara untuk Daerah Pemilihan Sumatera Barat I. Sehingga sesuai rencana, ia akan resmi dilantik menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024 pada 1 Oktober 2019.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X