Hoaks Fakta Sepekan, Video Pertemuan KPK hingga Ambulans Angkut Batu

Kompas.com - 28/09/2019, 19:30 WIB
Ilustrasi hoaks FreepikIlustrasi hoaks

KOMPAS.com - Penyebaran kabar bohong atau hoaks, misinformasi, dan disinformasi masih dapat kita jumpai di media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp hingga hari ini.

Adapun kehadiran kabar bohong ini tentu membuat masyarakat yang membaca menjadi resah dan cemas. Sebab, kabar tersebut merugikan beberapa pihak, terutama pembaca yang langsung percaya atas kabar tersebut.

Oleh karena itu, masyarakat harus selektif dalam memilih dan memilah informasi yang diterima agar tidak termakan isu palsu.

Dalam pekan ini, Kompas.com telah merangkum ada 4 klarifikasi yang beredar pada 23-28 September 2019. Berikut rinciannya:

1. Video Pertemuan KPK dan Mahasiswa Jelang Demonstrasi

Salah satu akun Twitter Faizal Assegaf mengunggah video yang menampilkan kerumunan mahasiswa yang diduga tengah mengadakan rapat bersama komisioner KPK dalam tayangan video yang beredar pada Selasa (25/9/2019).

Pasalnya, pada saat itu sejumlah mahasiswa berbondong-bondong menggelar aksi demonstrasi untuk menolak UU KPK.

Dengan demikian, hadirnya video itu menarasikan seolah-olah gerakan mahasiswa pada Selasa kemarin dipengaruhi oleh kelompok tertentu lewat rapat yang dihelat di Gedung KPK.

"Oh ternyata oknum KPK dan LSM berkedok anti-korupsi jadi dalang penggerak demo anarkis mahasiswa. Makin terungkap KPK telah jadi sarang gerakan politik radiklais untuk menipu rakyat," tulis Faizal dalam twitnya.

Sementara, salah satu pengguna Twitter bernama @DoresKang juga bertanya-tanya mengenai kegiatan yang dihadiri jubir KPK itu.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa video yang tersebar di media sosial itu terjadi pada 11-12 September 2019 saat KPK menerima audiensi dari sejumlah tokoh terkait gerakan anti-korupsi, termasuk mahasiswa.

"Informasi yang benar adalah, pada tanggal 11-12 September 2019 KPK menerima audiensi sejumlah perwakilan masyarakat anti-korupsi seperti GAK dan akademisi yang peduli dengan isu anti-korupsi serta perwakilan Pimpinan BBEM," ujar Febri kepada Kompas.com, Rabu (25/9/2019).

Tak hanya itu, pertemuan tersebut digelar untuk membahas isu seleksi calon pimpinan KPK, revisi UU KPK, dan revisi KUHP.

Baca juga: [KLARIFIKASI] Viral Mobil Ambulans Angkut Batu untuk Demonstran

2. Foto Novel Baswedan di Bandara

Sebuah foto yang menampilkan penyidik senior KPK, Novel Baswedan tengah mengantre di bandara beredar di media sosial Twitter pada Rabu (25/9/2019).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X