Tak Hanya Saat Demo, Ini Catatan Kekerasan Jurnalis Selama 5 Tahun Terakhir

Kompas.com - 28/09/2019, 07:00 WIB
Ilustrasi jurnalisme Getty Images/iStockphotoIlustrasi jurnalisme

JAKARTA, KOMPAS.com - Demo mahasiswa pada 23 dan 24 September 2019 lalu membuka mata publik tentang banyaknya kasus kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia. Namun, sebenarnya, kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia sudah kerap terjadi.

Ya, kasus kekerasan terhadap jurnalis terjadi setiap tahun. Pada tahun 2014, Aliansi Jurnalis Independen ( AJI) mencatat ada 42 kasus kekerasan.

Jumlah ini meningkat menjadi 44 kasus pada tahun berikutnya. Kemudian pada tahun 2016, kasus kekerasan terhadap wartawan meningkat tajam menjadi 78 kasus.

Adapun Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers mencatat pada tahun 2015, terdapat 47 kasus kekerasan yang menyasar jurnalis. Kemudian jumlah ini meningkat menjadi 833 kasus pada tahun berikutnya.

Selain itu, data AJI juga menghimpun kasus kekerasan terhadap jurnalis selama periode Mei 2016 hingga April 2017 menjadi 72 kasus. Dari jumlah ini, sebanyak 38 kasus merupakan kekerasan isik dan 14 kasus berupa pengusian atau pelarangan liputan.

Baca juga: Daftar Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Meliput Aksi Demo Mahasiswa

Kemudian selama periode Mei 2017-2018 terdapat 75 kasus kekerasan dan intimidasi yang dialami jurnalis. Dari jumlah tersebut, sebagian besar merupakan kasus kekerasan fisik.

Adapun selama periode tersebut, AJI mencatat, ada 24 kasus kekerasan fisik seperti penyeretan, pemukulan, hingga pengeroyokan.

Selain itu ada pula kekerasan berupa pengusiran atau pelarangan liputan sebanyak 14 kasus. Kemudian perusakan alat dan/atau data hasil peliputan sebanyak 12 kasus. Selain itu sebanyak 11 kasus lain yang terjadi pada jurnalis adalah ancaman kekerasan maupun teror.

Lebih lanjut, AJI juga mencatat jenis kasus lain seperti pemidanaan atau kriminalisasi sebanyak 6 kasus, lalu intimidasi lisan oleh pjabat publik sebanyak 2 kasus, dan sensor atau pelarangan pemberitaan sebanyak 2 kasus.

Sementara pada tahun 2019, beberapa kasus kekerasan terhadap wartawan kembali terulang. Pada Februari, wartawan Detikcom, Satria Kusuma mengalami penganiayaan saat meliput acara Malam Munajat 212 di Jakarta.

Adapun penganiayaan pada Satria terjadi pada Kamis pukul 20.30 WIB, tepatnya saat terjadi kericuhan di dekat pintu keluar VIP arah bundaran patung Arjuna Wiwaha.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengintip Gaji dan Tunjangan Wantimpres Jokowi-Ma'ruf...

Mengintip Gaji dan Tunjangan Wantimpres Jokowi-Ma'ruf...

Tren
Jalan Politik Gibran, dari Tukang Martabak hingga Daftar Wali Kota Solo...

Jalan Politik Gibran, dari Tukang Martabak hingga Daftar Wali Kota Solo...

Tren
Seberapa Penting Nikel dari Indonesia hingga Pelarangan Ekspornya Digugat Uni Eropa?

Seberapa Penting Nikel dari Indonesia hingga Pelarangan Ekspornya Digugat Uni Eropa?

Tren
Silat Malaysia Juga Masuk Warisan Budaya Tak Benda, Apa Bedanya dengan Pencak Silat Indonesia?

Silat Malaysia Juga Masuk Warisan Budaya Tak Benda, Apa Bedanya dengan Pencak Silat Indonesia?

Tren
Update CPNS 2019: 9 Kementerian/Lembaga yang Sudah Umumkan Hasil Seleksi Administrasi

Update CPNS 2019: 9 Kementerian/Lembaga yang Sudah Umumkan Hasil Seleksi Administrasi

Tren
Daftar Link Hasil Administrasi CPNS 2019 Kemenkumham untuk Lulusan SMA di Pulau Jawa

Daftar Link Hasil Administrasi CPNS 2019 Kemenkumham untuk Lulusan SMA di Pulau Jawa

Tren
Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2019 Perpustakaan Nasional, 2.148 Pelamar Lolos

Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2019 Perpustakaan Nasional, 2.148 Pelamar Lolos

Tren
Masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda, Ini Sejarah Pencak Silat

Masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda, Ini Sejarah Pencak Silat

Tren
Seleksi Administrasi CPNS 2019 di BNN, Ini Hasil Lengkapnya

Seleksi Administrasi CPNS 2019 di BNN, Ini Hasil Lengkapnya

Tren
Kalah di World Tour Finals, Kevin/Marcus Tak Pernah Menang Lawan Endo/Watanabe Sepanjang 2019

Kalah di World Tour Finals, Kevin/Marcus Tak Pernah Menang Lawan Endo/Watanabe Sepanjang 2019

Tren
Eks Koruptor Bisa Ikut Pilkada, Putusan 'Jalan Tengah'?

Eks Koruptor Bisa Ikut Pilkada, Putusan "Jalan Tengah"?

Tren
Lolos Seleksi Administrasi, Pelamar CPNS Kemenkumham yang Lulusan SLTA Wajib Verifikasi

Lolos Seleksi Administrasi, Pelamar CPNS Kemenkumham yang Lulusan SLTA Wajib Verifikasi

Tren
UNESCO Tetapkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda

UNESCO Tetapkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Tren
Cek, Kementerian ESDM dan Kemenaker Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS Hari Ini

Cek, Kementerian ESDM dan Kemenaker Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS Hari Ini

Tren
Pertamina Adakan Promo Isi Pertamax Gratis Tiap Rabu, Apa Syaratnya?

Pertamina Adakan Promo Isi Pertamax Gratis Tiap Rabu, Apa Syaratnya?

Tren
komentar
Close Ads X