Presiden Jokowi Didesak Ingatkan Polri Tak Berlebihan Hadapi Mahasiswa

Kompas.com - 27/09/2019, 17:51 WIB
Cendekiawan muslim, Azyumardi Azra Ketika Ditemui di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Jumat (11/8/2017). KOMPAS.com/ Moh NadlirCendekiawan muslim, Azyumardi Azra Ketika Ditemui di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com- Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra mendesak Presiden Joko Widodo untuk memperingatkan Polri agar tetap terkendali dalam menghadapi mahasiswa.

Hal itu disampaikannya sebagai bentuk keprihatinan atas tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo di Kendari, Sulawesi Tenggara, karena luka tembak saat mengikuti aksi pada Kamis (26/9/2019).

Menurut Azyumardi, saat bertemu dengan Presiden Jokowi, Kamis, ia juga sudah menyampaikan hal tersebut.

"Kemarin ketika saya ketemu dengan Jokowi sudah bilang supaya Jokowi memperingatkan Polri supaya tetap terkendali, terukur dalam menghadapi mahasiswa," kata Azyumardi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (27/9/2019).

"Jangan menggunakan tindakan represif yang berlebihan. Kalau kita tahu yang di Kendari itu kan kena peluru tajam," lanjut dia.

Baca juga: Ketua DPR Ucapkan Belasungkawa atas Meninggalnya 2 Mahasiswa UHO

Dua mahasiswa yang meninggal dunia adalah Muhammad Randi (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19).

Randi meninggal akibat luka tembak di dadanya, sedangkan Yusuf meninggal setelah menjalani perawatan karena cedera serius.

Azyumardi mengatakan, meski Polri telah membentuk tim independen pencari fakta, ia berharap agar kejadian tersebut menjadi yang terakhir.

"Demo-demo ini kan masih mungkin ada. Jadi supaya dipastikan lah polisi ini tidak melakukan tindakan-tindakan yang dikategorikan police brutality, kekerasan polisi," ujar Azyumardi.

"Mahasiswa itu kan anak-anak kita juga, seharusnya polisi yang di lapangan itu membayangkan bahwa mahasiswa yang mereka hadapi itu seusia anak mereka. Atau seusia adik mereka, jadi janganlah melakukan kekerasan yang berlebihan," lanjut dia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X