Wamena Rusuh, 21 Orang Tewas, Ribuan Warga Mengungsi, Akses Internet Dibatasi

Kompas.com - 24/09/2019, 08:30 WIB
Kondisi saat sebuah bangunan terbakar menyusul aksi berujung ricuh di Wamena, Papua, Senin (23/9/2019).  Demonstran bersikap anarkistis hingga membakar rumah warga, kantor pemerintah, dan beberapa kios masyarakat pada aksi berujung ricuh yang diduga dipicu kabar hoaks tentang seorang guru yang mengeluarkan kata-kara rasis di sekolah. AFP/VINA RUMBEWASKondisi saat sebuah bangunan terbakar menyusul aksi berujung ricuh di Wamena, Papua, Senin (23/9/2019). Demonstran bersikap anarkistis hingga membakar rumah warga, kantor pemerintah, dan beberapa kios masyarakat pada aksi berujung ricuh yang diduga dipicu kabar hoaks tentang seorang guru yang mengeluarkan kata-kara rasis di sekolah.

KOMPAS.com - Pecahnya kerusuhan di Wamena, Papua, akibat aksi unjuk rasa pada Senin (23/9/2019) kemarin menimbulkan korban jiwa.

Perkembangan terbaru, menyebutkan, sebanyak 21 orang tewas dan 65 orang terluka atas insiden ini.

Baca juga: Korban Tewas Kerusuhan Wamena Bertambah Jadi 21 Orang

Menurut pihak kepolisian, aksi massa yang berujung tindakan anarkistis ini dipicu hoaks isu rasisme seorang guru kepada muridnya.

Kabar tersebut meluas dan terjadi aksi unjuk rasa pelajar di Kota Wamena.

Siswa SMA PGRI dan masyarakat berjumlah 200 orang menuju salah satu sekolah di Kota Wamena, Jayapura.

Jumlah demonstran ini pun terpecah menjadi tiga titik, yaitu kantor bupati, perempatan Homhom, dan sepanjang Jalan Sudirman.

Massa bertindak anarkistis dengan membakar rumah warga, kantor pemerintahan, kantor PLN, dan sejumlah kios masyarakat.

Aparat telah berupaya membuat para demonstran mundur. Namun, pendemo terus bertahan dan bertambah anarkistis.

Suasana semakin mencekam lantaran terdengar suara tembakan di mana-mana yang berlangsung sekitar 3 jam.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Wamena, Bangunan Dibakar dan Rentetan Suara Tembakan Terdengar

Warga mengungsi

Masyarakat yang rumahnya dibakar dan merasa takut adanya kerusuhan susulan memilih mengungsi.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X