Seperti di Muaro Jambi, Langit Merah saat Senja Pertanda Polusi Udara Tinggi

Kompas.com - 22/09/2019, 18:08 WIB
Super Blood Wolf Moon terlihat di belakang Gereja Saint Nicolas selama gerhana bulan di Ibu Kota Ceko, Praha, Senin (21/1/2019). Menurut badan antariksa milik pemerintah Amerika Serikat, NASA, fenomena Super Blood Wolf Moon yang muncul pada 20 hingga 21 Januari 2019 itu sangat jarang muncul dan hanya penduduk di 28 negara yang dapat menyaksikannya dengan jelas. AFP/MICHAL CIZEKSuper Blood Wolf Moon terlihat di belakang Gereja Saint Nicolas selama gerhana bulan di Ibu Kota Ceko, Praha, Senin (21/1/2019). Menurut badan antariksa milik pemerintah Amerika Serikat, NASA, fenomena Super Blood Wolf Moon yang muncul pada 20 hingga 21 Januari 2019 itu sangat jarang muncul dan hanya penduduk di 28 negara yang dapat menyaksikannya dengan jelas.

KOMPAS.com - Fenomena langit merah yang terjadi di Desa Pulau Mentaro, Kecamatan Ilir, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi membuat perhatian bagi masyarakat Indonesia.

Pasalnya, perubahan warna langit ini sebelumnya belum pernah dialami di wilayah Jambi.

Di sisi lain, perubahan warna langit ini dapat dikaitkan dengan warna kemerahan saat senja atau menjelang malam.

Lantas, apa sebenarnya penyebab warna kemerahan yang sering kita tonton saat senja karena keindahan warna tersebut?

Staf Pertunjukan Planetarium di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Widya Sawitar mengungkapkan bahwa fenomena alam dari perubahan warna langit ini dinilai sebagai tolak ukur polusi udara.

Menurutnya, peristiwa sunset atau terbenam matahari seringkali membuat masyarakat terpesona dengan keindahan gradasi cahaya yang berwarna ungu, merah mudah, dan oranye.

"Kadang kita lihat warnanya oranye, kadang pink. (Fenomena) ini sebenarnya menakutkan. Lebih karena polutan," ujar Widya saat peliputan gerhana bulan di Taman Ismail Marzuki pada Sabtu (28/7/2019).

Sementara itu, Widya menyampaikan bahwa polusi udara di Jakarta bisa dilihat secara visual jika kita mengamatinya dengan pergi ke luar kota Jakarta sekitar pukul 5-6 sore dan mencari wilayah yang luas.

Di saat itulah kita bisa melihat kenampakan Jakarta dikelilingi kerudung asap.

Tidak hanya itu, cara lain yang bisa dilakukan untuk mengetahui makna dibalik keindahan warna merah di langit, karena polusi, yakni saat take-off pesawat pada pukul matahari terbenam.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X