6 Tips Wisata Tetap Asyik Saat Musim Kemarau

Kompas.com - 22/09/2019, 08:04 WIB
Ilustrasi milenial traveling SHUTTERSTOCKIlustrasi milenial traveling

KOMPAS.com – Musim Kemarau diperkirakan masih akan berlangsung hingga Oktober atau November mendatang.

Pertengahan Agustus 2019, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebutkan, musim hujan baru akan datang sekitar Oktober hingga Desember 2019.

Musim kemarau yang berlangsung lebih lama daripada tahun sebelumnya, jangan menyurutkan keinginan untuk berwisata.

Sejumlah tips ini bisa Anda coba saat berwisata pada musim kemarau seperti saat ini:

1. Bawa pelembab

Saat musim kemarau, kulit cenderung terasa lebih kering. Hal tersebut bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di kulit.

Membawa pelembab bisa menjadi tindakan preventif agar saat travelling nanti kulit Anda tak kering.

Saat kulit terasa kering,pelembab harus segera dipakai.

Mengutip pemberitaan Kompas.com, 20 Juni 2017, dokter spesialis kulit dan kelamin, Jonathan Raharjo Subekti, mengatakan, saat kulit terasa kering, pelembab harus segera dipakai.

Melembabkan kulit ibarat orang kehausan yang berarti harus segera minum.

Untuk memilih pelembab kulit yang bagus, Jonathan menyarankan agar dipilih pelembab berbentuk krim karena lebih tahan dibandingkan lotion.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X