Kompas.com - 15/09/2019, 20:03 WIB
Ilustrasi menangis Ilustrasi menangis


KOMPAS.com - Hidung berair ternyata tidak hanya terjadi saat Anda sedang flu dan pilek.

Saat menangis, Anda juga merasakan hidung berair saat menangis.

Dilansir dari Self, tangisan yang baik adalah ketika membuat hidung Anda menjadi berair dan tidak ada cara untuk menghentikannya.

Menurut Direktur Divisi Otolaringologi Umum di Pusat Medis NYU Langone, Erich Voight, M.D, hidung berair saat menangis karena ada air mata yang masuk ke bagian bawah kelopak mata.

Air mata tersebut kemudian mengalir ke saluran nasolacrimal, sebuah saluran yang terhubung langsung dengan hidung.

Sesampainya di hidung, air mata bercampur dengan lendir hidung (ingus) dan mengalir keluar dari hidung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi ada air mata yang turun di wajah tetapi banyak dari mereka yang turun ke hidung juga, dan saat itulah hidungnya menjadi pengap," kata Voigt.

Baca juga: INFOGRAFIK: Mengenal Skizofrenia, Mitos dan Penyebabnya

Voight menjelaskan, manusia memproduksi air mata sepanjang hari yang bertujuan melindungi mata.

"Ada aliran air mata yang konstan, tetapi sangat halus sehingga kita tidak benar-benar menyadarinya," tambah dia.

Lebih lanjut, Voigt mengatakan, seorang pasiennya yang menangis saat menggunakan riasan mata, air mata dapat masuk ke saluran nasalocrimal dan menempel di belakang hidung.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.