Pagi Ini Kualitas Udara di Pekanbaru, Riau Masih Lebih Buruk dari Jakarta

Kompas.com - 15/09/2019, 09:32 WIB
Prajurit TNI dari Kodim 0301 Kota Pekanbaru dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA) berusaha menghalau api yang membakar semak belukar dengan alat seadanya saat menunggu bantuan petugas Pemadam datang ke lokasi lahan gambut yang terbakar di Pekanbaru, Riau, Kamis (12/9/2019). Tidak adanya sumber air di lokasi lahan yang terbakar membuat petugas kewalahan untuk melakukan pemadaman di lokasi tersebut. ANTARA FOTO/RONY MUHARRMANPrajurit TNI dari Kodim 0301 Kota Pekanbaru dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA) berusaha menghalau api yang membakar semak belukar dengan alat seadanya saat menunggu bantuan petugas Pemadam datang ke lokasi lahan gambut yang terbakar di Pekanbaru, Riau, Kamis (12/9/2019). Tidak adanya sumber air di lokasi lahan yang terbakar membuat petugas kewalahan untuk melakukan pemadaman di lokasi tersebut.

KOMPAS.com – Dampak kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Sumatera dan Kalimantan menimbulkan dampak beragam, salah satunya kabut asap yang tak kunjung hilang. Akibatnya kualitas udara pun memburuk.

Pagi ini, kualitas udara di Pekanbaru, Riau, terpantau melalui AirVisual masih lebih buruk dibandingkan Jakarta.

Data AirVisual, hingga pukul 07.50 WIB menunjukkan kualitas udara Riau menunjukkan indeks yang tidak sehat dengan parameter Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara sebesar 161.

Indeks tersebut lebih besar dibandingkan Jakarta yakni 156 AQI.

Seperti diketahui, Jakarta menempati peringkat pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk keempat pada Minggu (15/9/2019) pagi.

Meski begitu, kualitas udara Pekanbaru, Riau pagi ini cenderung lebih baik dibandingkan pada Jumat (13/9/2019), di mana berdasarkan laporan Kompas.com hingga pukul 13.00 WIB kualitas udara di Pekanbaru, Riau tercatat sangat tidak sehat dengan Air Quality Index (AQI) sebesar 264.

Pengukuran udara yang dilakukan AirVisual menggunakan parameter PM (particulate matter) 2,5 atau pengukuran debu berukuran 2,5 mikron berstandar US AQI (air quality index).

WHO menetapkan ambang batas sehat konsentrasi PM 2,5 dalam sebuah kota tak boleh lebih dari 25 mikrogram per meter kubik (ug/m3) dalam 24 jam.

Saat ini, konsentrasi udara di Pekanbaru, Riau mencapai 74 ug/m3, sementara di Jakarta 66 ug/m3.

Imbauan Pemerintah

Pemprov Riau menganjurkan masyarakat setempat untuk tidak beraktivitas di luar rumah atau gedung. Jika terpaksa keluar rumah, harus menggunakan masker dan peralatan pelindung lainnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 81.099 Sanggahan di SSCN, Apa yang Paling Banyak Disanggah Pelamar CPNS 2019?

Ada 81.099 Sanggahan di SSCN, Apa yang Paling Banyak Disanggah Pelamar CPNS 2019?

Tren
Riau, Terkepung Asap Saat Kemarau, Terendam Banjir Saat Musim Hujan

Riau, Terkepung Asap Saat Kemarau, Terendam Banjir Saat Musim Hujan

Tren
5 Hoaks Bencana yang Beredar pada 2019

5 Hoaks Bencana yang Beredar pada 2019

Tren
Kata Dokter soal Viral Tempel Bawang Putih di Tangan Bisa Atasi Sakit Gigi

Kata Dokter soal Viral Tempel Bawang Putih di Tangan Bisa Atasi Sakit Gigi

Tren
Kontroversi Ekspor Benih Lobster dan Catatan Penyelundupan yang Mencapai Rp 1,37 Triliun...

Kontroversi Ekspor Benih Lobster dan Catatan Penyelundupan yang Mencapai Rp 1,37 Triliun...

Tren
9.177 Pelamar Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2019 di Kementerian PPN/Bappenas, Ini Link Pengumumannya

9.177 Pelamar Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2019 di Kementerian PPN/Bappenas, Ini Link Pengumumannya

Tren
3.155 Orang Lolos Administrasi CPNS BIN, Wajib Registrasi, Ini Informasi Lengkapnya

3.155 Orang Lolos Administrasi CPNS BIN, Wajib Registrasi, Ini Informasi Lengkapnya

Tren
Hari Ini 59 Tahun Lalu, Dua Pesawat Tabrakan di Atas Kota New York

Hari Ini 59 Tahun Lalu, Dua Pesawat Tabrakan di Atas Kota New York

Tren
Hari Ini Terakhir, Bagaimana jika Ada Instansi Belum Umumkan Seleksi Administrasi CPNS 2019?

Hari Ini Terakhir, Bagaimana jika Ada Instansi Belum Umumkan Seleksi Administrasi CPNS 2019?

Tren
Mengenal 7 Anak Cucu Pertamina, dari Urusi Asuransi hingga Perhotelan

Mengenal 7 Anak Cucu Pertamina, dari Urusi Asuransi hingga Perhotelan

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Film Avatar Diputar Pertama Kali di Bioskop AS

Hari Ini dalam Sejarah: Film Avatar Diputar Pertama Kali di Bioskop AS

Tren
3 Orangutan Hasil Perdagangan Liar dari Thailand Kembali Dilepasliarkan

3 Orangutan Hasil Perdagangan Liar dari Thailand Kembali Dilepasliarkan

Tren
Jangan (Ada Lagi) Korupsi di Kementerian

Jangan (Ada Lagi) Korupsi di Kementerian

Tren
Lolos Administrasi CPNS 2019, Persiapkan Pakaian Ini untuk Tes SKD

Lolos Administrasi CPNS 2019, Persiapkan Pakaian Ini untuk Tes SKD

Tren
[POPULER TREN] Update Link CPNS 2019 | Cerita Dosen UGM Gendong Anak Mahasiswa di Kelas

[POPULER TREN] Update Link CPNS 2019 | Cerita Dosen UGM Gendong Anak Mahasiswa di Kelas

Tren
komentar
Close Ads X