Kabut Asap, Udara di 5 Wilayah Provinsi Riau Berstatus “Berbahaya”

Kompas.com - 13/09/2019, 21:46 WIB
Kabut asap makin pekat di Pekanbaru, Riau, dengan jarang pandang sekitar 300 meter, Jumat (13/9/2019). KOMPAS.COM/IDONKabut asap makin pekat di Pekanbaru, Riau, dengan jarang pandang sekitar 300 meter, Jumat (13/9/2019).


KOMPAS.com – Akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau, 5 wilayah kota dan kabupaten dinyatakan ada dalam kondisi udara yang berbahaya.

Status bahaya ini ditetapkan oleh Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau.

Melihat data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Jumat (13/9/2019) pukul 15.00 WIB, 5 wilayah yang dinyatakan memiliki kualitas udara dengan status bahaya tersebut adalah Pekanbaru, Siak, Kampar, Rokan Hilir, dan Bengkalis.

Status “berbahaya” dilabelkan pada wilayah yang memiliki konsentrasi partikulat (partikel udara berukuran lebih kecil dari 10 mikron) lebih dari 300 µgram/m3.

Baca juga: Siang Ini Kualitas Udara di Pekanbaru, Riau Lebih Buruk dari Jakarta

Status ISPU wilayah di SumateraP3E Sumatera Status ISPU wilayah di Sumatera

Untuk Pekanbaru khususnya di Kecamatan Rumbai, konsentrasi partikulatnya sebesar 846 µgram/m3, Siak di Kecamatan Minas 877 µgram/m3, Kampar di Kecamatan Petapahan 553 µgram/m3.

Selanjutnya di Rokan Hilir di Kecamatan bangko 554 µgram/m3 dan Kecamatan Libo 572 µgram/m3, terakhir Bengkalis di Duri 481 µgram/m3.

Dengan melihat kandungan tersebut, kualitas udara terburuk terdapat di Kabupaten Siak.
Sementara wilayah lain di Sumatera memiliki status yang beragam, mulai dari kualitas ISPU “baik”, “sedang”, “tidak sehat”, dan “sangat tidak sehat”.

Baca juga: Kabut Asap Semakin Pekat di Pekanbaru-Riau, Kualitas Udara Berbahaya, Jarak Pandang 300 Meter

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X