Kompas.com - 13/09/2019, 15:06 WIB
Gunung Karangetang. Dok. PVMBGGunung Karangetang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 47 jiwa warga Desa Winangun, Kacematan Siau Barat Utara, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, dievakuasi setelah Gunung Karangetang erupsi pada Kamis (12/9/2019) pagi.

Masyarakat dievakuasi ke pengungsian di Gereja Masehi Injul Sangihe Talaud.

Evakuasi dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro.

Masyarakat diimbau untuk menghindari wilayah sekitar gunung dengan radius 4 kilometer.

“Warga agar selalu memakai masker,” kata Pelaksana Tugas Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo kepada Kompas.com, Jumat (13/9/2019).

Agus mengatakan, pemerintah telah menyalurkan bantuan kepada para pengungsi.

Gunung Karangetang mengalami peningkatan aktivitas ke level III atau siaga.

Baca juga: Aktivitas Gunung Karangetang Masih Tinggi, BPBD Sitaro Usulkan Siaga Darurat ke Bupati

Sementara, terkait kerugian dan korban jiwa tengah dalam proses pendataan.

Pada 2 September 2019, seperti diberitakan Kompas.com, Senin (2/9/2019), BPBD mengusulkan pemerintah daerah memutuskan soal penetapan status siaga darurat.

Usulan itu disampaikan karena aktivitas Gunung Karangetang masih tinggi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X