Kenangan BJ Habibie: Kalau Saya Menutup Mata Saya untuk Selama-lamanya...

Kompas.com - 12/09/2019, 08:09 WIB
Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. ISTPresiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ketiga RI BJ Habibie pernah mengungkap keinginannya untuk bangsa jika ia kelak menutup mata.

Dikutip dari tayangan Kompas TV, Rabu (11/8/2019), Habibie nge-vlog dengan Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosianna Silalahi, di sela mengisi talkshow di Kompas TV pada Agustus 2017.

Dalam video itu, Habibie ingin generasi di bawahnya bisa menghasilkan karya yang melebihi dirinya.

Oleh karena itu, yang bisa ia lakukan adalah membantu agar anak-anak bangsa kelak bisa berbuat lebih baik dari dirinya.

"Saya hidup yang penting dalam kehidupan adalah saya bisa membantu agar supaya generasi penerus itu lebih baik dari saya," kata Habibie dalam video itu.

Baca juga: Ketua DPR: Kepergian BJ Habibie Kehilangan Seluruh Bangsa Indonesia

Habibie mengatakan, ia akan sangat bahagia jika melihat bangsa Indonesia maju karena ia berhasil membantu bibit-bibit unggul itu selangkah lebih maju.

Sehingga saat menutup mata nanti, kata Habibie, ia bisa tidur dengan senyuman.

"Kalau itu lebih baik itu upaya yang lebih baik, sehingga kalau saya menutup mata saya untuk selama-lamanya di dunia ini, saya bisa dengan suatu senyuman bagi generasi penerus lebih baik," kata Habibie.

Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Baca juga: Ini Rangkaian Prosesi Upacara Pemakaman Jenazah Habibie

Menurut keterangan anak Habibie, Thareq Kemal Habibie, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung.

Pesan-pesan membangun semangat anak bangsa untuk berkarya kerap disampaikan Habibie hampir di setiap pidatonya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X