Catatan ICW soal Uji Kelayakan Calon Pimpinan KPK

Kompas.com - 09/09/2019, 12:13 WIB
Koordinator Indonesian Corruption Watch Adnan Topan Husodo dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (7/1/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKoordinator Indonesian Corruption Watch Adnan Topan Husodo dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (7/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi III menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) pada hari ini, Senin (9/9/2019).

Koordinator Indonesia Corruption Watch (IWC), Adnan Topan Husodo, mengatakan, fit and proper test calon pimpinan KPK yang dilakukan DPR saat ini tidak relevan.

Seharusnya, proses ini dilakukan oleh anggota DPR periode baru, 2019-2024.

"Kurang relevan ya, kalau kita melihat konteks kepentingan memilih KPK sekarang kan konteksnya untuk periode DPR berikutnya," kata Adnan saat dihubungi Kompas.com, akhir pekan lalu.

"Karena yang akan mengawasi mereka (KPK), melakukan komunikasi dan koordinasi itu kan DPR yang baru," lanjut dia.

Adnan juga mempertanyakan langkah DPR yang melakukan uji kelayakan dan kepatutan pada menit-menit akhir masa jabatan DPR 2014-2019.

Baca juga: Tanpa Panel Ahli, Akuntabilitas Uji Kelayakan Capim KPK di DPR Dipertanyakan

Apalagi, masa kerja KPK periode saat ini masih akan berlangsung hingga Desember 2019.

"Padahal kan waktunya masih lama, masih Desember. Sampai akhir Desember nanti pimpinan KPK masih aktif bekerja kok," ujar Adnan.

Adnan menilai, DPR periode 2014-2019 sudah tidak memiliki legitimasi lagi.

"Sebenarnya kan secara politik mereka sudah tidak memiliki legitimasi karena pemilu legislatif juga sudah keluar hasilnya," kata Adnan.

Ia pesimistia DPR akan mendengarkan aspirasi publik terkait calon Pimpinan KPK. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X