Sejumlah Politisi Usul Esemka Jadi Mobil Jokowi, Bagaimana Spesifikasi Mobil Presiden?

Kompas.com - 08/09/2019, 12:29 WIB
Mobil kepresidenan Indonesia-1 saat menjajal Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/3/2018). Fabian Januarius KuwadoMobil kepresidenan Indonesia-1 saat menjajal Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/3/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com – Peluncuran dua produk perdana Esemka pada 6 September 2019 direspons beragam oleh berbagai pihak.

Para politisi, dua di antaranya, politisi Partai Keadilan Sejahtera Nasir Djamil dan politisi Partai Gerindra Fadli Zon, mengusulkan agar Presiden Joko Widodo mengganti mobil dinasnya dengan produk Esemka.

Usulan ini dianggap sejalan dengan rencana penggantian mobil kepresidenan yang saat ini digunakan oleh Presiden Jokowi.

Mobil dinas Presiden saat ini, Mercedes-Benz S 600 Pullman Guard, sudah digunakan selama 10 tahun sejak masa Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.

Beberapa waktu yang lalu, mobil ini mogok saat digunakan untuk mengantarkan Presiden berkunjung Kalimantan Barat.

Alhasil, Presiden pun harus turun dan berganti ke mobil lain yang sudah disiapkan sebagai cadangan.

Baca juga: Politikus PKS Usul Jokowi Gunakan Esemka Sebagai Mobil Kepresidenan

Menurut Nasir Djamil, Jokowi perlu menggunakan mobil Esemka sebagai kendaraan dinasnya untuk membuktikan bahwa mobil produksi lokal itu layak menyandang status sebagai mobil nasional.

“Harus diuji dulu menurut saya, karena mobil nasional lho. Karena mobil nasional seluruh provinsi dan merasa mobil mereka. Karena itu harus diawali oleh Presiden dulu, mobil merek Esemka (digunakan) sebagai mobil dinas,” kata Nasir, seperti diberitakan Kompas.com, Sabtu (7/9/2019).

Tak hanya Nasir, usulan yang sama dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

“Ya kalau gitu Pak Jokowi seperti saya bilang waktu itu juga, ganti dong dengan mobil Esemka yang dibanggakan,” ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Aturan dan spesifikasi mobil dinas Presiden

Dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden Serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, disebutkan bahwa Presiden akan menerima rumah serta kendaraan dinas dari negara beserta dengan pengemudinya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X