1 September 1969, Muammar Gaddafi Pimpin Kudeta Libya

Kompas.com - 01/09/2019, 12:15 WIB
Pemimpin Libya, Muammar Gaddafi, yang digulingkan pada Agustus 2011 dan tewas dibunuh dua bulan kemudian. BIOGRAPHY.comPemimpin Libya, Muammar Gaddafi, yang digulingkan pada Agustus 2011 dan tewas dibunuh dua bulan kemudian.


KOMPAS.com - Muammar Gaddafi, pemimpin tentara Libya, berhasil melakukan kudeta militer terhadap pemerintahan monarki Raja Idris pada 1 September 1969.

Keberhasilannya dalam memimpin revolusi itu membuatnya diangkat sebagai Presiden Libya.

Siapakah sebenarnya Gaddafi itu?

Dalam buku Major World Leaders: Muammar Qaddafi (2005), disebutkan bahwa Gaddafi dilahirkan di sebuah rumah tenda di padang pasar Libya pada tahun 1942.

Daerah kelahiran Gaddafi itu digambarkan sebagai gurun yang sangat panas, gersang dan berbatu.

Kebanyakan orang barangkali tak layak menjadikan tempat tersebut sebagai tempat tinggal. Namun, berbeda halnya dengan suku Badui. Bagi mereka, padang pasir adalah rumah.

Ayahnya bernama Mohammed Abdul Salam bin Hamed bin Mohammed, seorang penggembala unta dan kambing.

Sementara itu, ibunya bernama Aisha sebagai seorang ibu rumah tangga seperti kebanyakan perempuan Arab lainnya.

Meski berasal dari keluarga kurang mampu, Gaddafi berhasil menuntaskan pendidikannya hingga perguruan tinggi. Bahkan, ia termasuk yang paling pandai di antara teman seusianya.

Ia lulus dari Universitas Libya pada tahun 1963 dan Akademi Militer Libya di Banghazi pada tahun 1965.

Baca juga: Libya akan Bebaskan Sejumlah Mantan Pejabat Era Gaddafi

Kiprah Politik

Kepemimpinan Raja Idris yang konservatif dan tidak sejalan dengan gerakan persatuan negara Arab mendorong Gaddafi bersama sejumlah perwira militer untuk menggulingkannya.

Tak hanya itu, kebijakan-kebijakan Raja Idris yang pro Barat juga tidak disukai oleh banyak kalangan.

Sebagai informasi, di tahun-tahun itu gagasan nasionalisme Arab (Pan Arabisme) sedang berada pada masa kejayaannya.

Gagasan Pan Arabisme dalam perkembangannya tidak hanya terpaku pada anti-kolonialisme dan anti-Zionisme, tetapi juga semua unsur yang menghambat kemajuan bangsa Arab, seperti feodalisme dan otoritarianisme.

Revolusi 1952 Mesir dan Revolusi 1962 Yaman yang berhasil menumbangkan rezim feodal monarki menjadi bukti betapa kuatnya gagasan Pan Arabisme pada waktu itu.

Gagasan itu pun berpengaruh kepada Gaddafi. Kepemimpinan Raja Idris yang tidak sejalan dengan gagasan Pan Arabisme ditentang oleh Gadaffi dan sejumlah perwira militer lainnya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Corona Global 25 Februari 2021: 113 Juta Kasus, 2,5 Juta Orang Meninggal | Vaksin Johson & Johnson Diklaim Efektif untuk Covid-19

Update Corona Global 25 Februari 2021: 113 Juta Kasus, 2,5 Juta Orang Meninggal | Vaksin Johson & Johnson Diklaim Efektif untuk Covid-19

Tren
Satgas Covid-19 Tidak Sarankan Penggunaan Strap untuk Masker, Apa Solusinya?

Satgas Covid-19 Tidak Sarankan Penggunaan Strap untuk Masker, Apa Solusinya?

Tren
Anak-anak Jangan Main Air Saat Banjir, Ini 6 Penyakit yang Bisa Muncul

Anak-anak Jangan Main Air Saat Banjir, Ini 6 Penyakit yang Bisa Muncul

Tren
Tutup Usia, Berikut Sekilas tentang Sosok Pimpinan Pusat MTA Ahmad Sukina

Tutup Usia, Berikut Sekilas tentang Sosok Pimpinan Pusat MTA Ahmad Sukina

Tren
Izin VTube Diklaim Sudah 99 Persen, Ini Kata Satgas Waspada Investasi

Izin VTube Diklaim Sudah 99 Persen, Ini Kata Satgas Waspada Investasi

Tren
Berita Duka, Pimpinan Pusat MTA Ahmad Sukina Meninggal Dunia

Berita Duka, Pimpinan Pusat MTA Ahmad Sukina Meninggal Dunia

Tren
Clubhouse Bakal Segera Hadir di Android, Ini Tanda-tandanya

Clubhouse Bakal Segera Hadir di Android, Ini Tanda-tandanya

Tren
Pendaftaran SNMPTN 2021 Diperpanjang sampai Siang ini, Segera Finalisasi

Pendaftaran SNMPTN 2021 Diperpanjang sampai Siang ini, Segera Finalisasi

Tren
7 Hal yang Sering Ditanyakan Terkait Kartu Prakerja Gelombang 12

7 Hal yang Sering Ditanyakan Terkait Kartu Prakerja Gelombang 12

Tren
[POPULER TREN] Cara Daftar hingga Persyaratan Kartu Prakerja Gelombang 12 | Hoaks Link Prakerja wwwprakerja12.com

[POPULER TREN] Cara Daftar hingga Persyaratan Kartu Prakerja Gelombang 12 | Hoaks Link Prakerja wwwprakerja12.com

Tren
LIPI Ikut Kembangkan Vaksin Covid-19, Ini Progres dan Cara Kerjanya

LIPI Ikut Kembangkan Vaksin Covid-19, Ini Progres dan Cara Kerjanya

Tren
Lowongan Pekerjaan BUMN Telkom untuk Fresh Graduate, Simak Infonya

Lowongan Pekerjaan BUMN Telkom untuk Fresh Graduate, Simak Infonya

Tren
Kisah Lucia DeClerck, Nenek 105 Tahun yang Sembuh dari Covid-19, Apa Rahasianya?

Kisah Lucia DeClerck, Nenek 105 Tahun yang Sembuh dari Covid-19, Apa Rahasianya?

Tren
Heboh VTube Hilang dari Playstore, Ini Kata Satgas Waspada Investasi

Heboh VTube Hilang dari Playstore, Ini Kata Satgas Waspada Investasi

Tren
[HOAKS] Penerima Stiker WhatsApp Akan Dikenai Biaya

[HOAKS] Penerima Stiker WhatsApp Akan Dikenai Biaya

Tren
komentar
Close Ads X