Kompas.com - 31/08/2019, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Radang tenggorokan merupakan penyakit yang jamak dialami oleh semua orang.

Penyakit ini dapat membuat si penderita kehilangan nafsu makan karena rasa sakit ketika menelan makanan.

Namun, tidak semua penyakit radang tenggorokan berjenis sama. Penyakit ini memiliki beberapa jenis perbedaan berdasarkan penyebabnya.

Berikut beberapa jenis radang tenggorokan dirangkum dari sejumlah pemberitaan:

1. Radang tenggorokan akibat Virus

Radang tenggorokan ini karena serangan virus. Biasanya akan berlangsung selama 5-7 hari.

Radang jenis ini tergolong ringan dan lebih sering terjadi.\

Hampir setiap radang tenggorokan disebabkan oleh virus, seperti virus yang menyebabkan flu dan pilek.

Biasanya, radang jenis ini disertai dengan batuk, pilek dan bersin.

Radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus hilang sendirinya dan tak membutuhkan pengobatan medis.

2. Radang tenggorokan akibat zat-zat tertentu

Selain disebabkan oleh virus, radang tenggorokan juga bisa berasal dari zat-zat tertentu.

Asap rokok misalnya.

Kandungan yang ada dalam zat rokok dapat menyebabkan timbulnya radang.

Tak hanya itu, alergi terhadap zat tertentu serta iritasi karena polusi udara juga bisa menjadi penyebab radang tenggorokan jenis ini.

3. Radang tenggorokan akibat trauma atau cedera

Siapa sangka jika trauma atau cedera juga dapat menyebabkan radang tenggorokan.

Namun, tak semua cedera bisa menimbulkan radang.

Cedera yang dimaksud adalah edera pada area tenggorokan dan leher.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.