Belajar dari Ibu Hamil di Kamal Muara, Kenali Ciri Obat Kedaluwarsa

Kompas.com - 21/08/2019, 20:06 WIB
Ilustrasi obat. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi obat.

KOMPAS.com - Kabar mengenai ibu hamil yang diberikan obat kedaluwarsa oleh salah satu puskesmas di Jakarta Selatan ramai diperbicangkan di media sosial dalam pekan ini.

Adapun efek yang diderita oleh ibu hamil tersebut, yakni muntah-muntah, kepala pusing, sakit perut, dan perut terasa keras.

Untuk mengantisipasi hal itu menyebar secara luas ke masyarakat, seorang apoteker asal Banyumas, Uswatun Nurul Falah, S.Farm., Apt mengungkapkan tanda-tanda obat rusak dan kadaluarsa.

"Tanda-tanda obat rusak bisa dicermati berdasarkan bentuknya, misal untuk obat padat timbul perubahan warna, bentuk, timbul bintik-bintik atau noda," ujar Ulfah selaku pengelola Apotek Nufa, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas kepada Kompas.com pada Rabu (21/8/2019).

"Sementara untuk obat dengan bentuk cair jika sudah rusak muncul tanda-tanda, seperti di mulut botol ada semacam kerak gitu, terus warna, rasa, dan baunya juga berubah," lanjut dia.

Baca juga: Apoteker yang Beri Obat Kedaluwarsa ke Ibu Hamil Dibebastugaskan

Selain itu, Ulfah juga menyarankan masyarakat untuk cermat dan jeli dengan tanggal kadaluarsa pada kemasan obat.

Jika telah diketahui bahwa obat tersebut telah kadaluarsa, baiknya tindakan pembuangannya pun harus dilakukan secara benar.

Beli obat harus cermat

Kemudian, Ulfah menyampaikan bahwa dalam membeli obat di apotek, masyarakat sebaiknya menanyakan mengenai spesifikasi obat, yakni nama dan kandungannya, khasiat, dosis, cara penggunaan, dan juga efek sampingnya.

"Ya intinya, masyarakat yang beli obat ke apotek harus cermat, cek dulu kemasannya," ujar Ulfah.

Tak hanya itu, ketika kemasan obat sudah dibuka, kelayakan obat pun bisa tidak sesuai dengan waktu kadaluarsa yang tertera pada kemasan obat.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X