Atas Permintaan Polri, Akses Internet di Fakfak Diperlambat untuk Cegah Penyebaran Hoaks

Kompas.com - 21/08/2019, 11:49 WIB
Ilustrasi Internet ThinkstockIlustrasi Internet

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas Kepala Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinandus Setu mengatakan, atas permintaan Kepolisian RI, Kemenkominfo melakukan koordinasi untuk memperlambat akses internet di Fakfak, Papua Barat.

Hal itu dikatakan Ferdinandus, yang biasa disapa Nando, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/8/2019).

"Betul sekali, jam 9 tadi atas permintaan Polri, ada pelambatan akses internet di Fakfak," kata Nando.

Sementara, di sejumlah daerah lain yang sebelumnya diberlakukan hal sama, kini akses internet sudah kembali normal sejak Selasa (20/8/2019) malam.

Hal ini dilakukan untuk mencegah aksi massa dan penyebaran hoaks meluas.

Baca juga: Kerusuhan Fakfak, Pasar Tambaruni Dibakar, Brimob Dikerahkan

Menurut Nando, berdasarkan permintaan yang disampaikan Polri, ada aksi  massa sekitar pukul 08.00 pagi.

"Polri meminta kepada Pak Menteri, kemudian perintah tim kami untuk pelambatan seluruh operator seluler yang berfungsi di sana. Biasanya sampai sore atau malam," kata Nando.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak meneruskan informasi yang masih meragukan.

Sebelumnya dilaporkan, sejumlah fasilitas umum dibakar massa peserta aksi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (21/8/2019).

Dilansir dari Antara, massa melakukan pembakaran sejumlah kios di Pasar Fakfak dan di jalan menuju pasar.

Aparat kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi aksi untuk melakukan pengamanan.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X