KPI Ingatkan Televisi Tak Tayangkan Visual Sensitif Kerusuhan Manokwari

Kompas.com - 19/08/2019, 16:07 WIB
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Instagram/KPI PusatKomisi Penyiaran Indonesia (KPI)

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Bidang Isi Siaran  Nuning Rodiyah mengimbau televisi tak menayangkan visual sensitif terkait kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/2019).

"Ada potensi pelanggaran. Misalkan visual bakar (ban dan gedung DPRD), tembakan peringatan yang cenderung eksploitatif," ujar Nuning kepada Kompas.com, Senin.

Ia menilai penayangan visual ini dapat memicu kerusuhan jusru meluas.

Ia mengimbau pihak pertelevisian nasional lebih berfokus pada upaya pemerintah dalam meredamkan konflik ini.

"Bisa memicu dampak yg lebih buruk. Intinya visual yang memicu agar diminimalisir. Jadi harus penguatan untuk menuju resolusi konflik," lanjutnya.

Baca juga: Wagub Papua Barat Cek Fasilitas Umum yang Terbakar di Manokwari

Dalam situs resminya, KPI juga menuliskan imbauannya terkait hal ini. Berikut selengkapnya.

"Menyikapi dinamika konflik masyarakat yang terjadi di Papua Barat dan sekitarnya maka dengan ini Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Lembaga Penyiaran untuk:

1. Menjunjung tinggi dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia, sebagaimana yang tertulis dalam Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) pasal 4 huruf (a)

2. Menjunjung prinsip-prinsip jurnalistik: akurat, adil, berimbang, tidak berpihak, tidak beritikad buruk, tidak menghasut dan menyesatkan, tidak menyampuradukkan fakta dan opini pribadi, tidak menonjolkan unsur kekerasan, dan tidak mempertentangkan suku, agama, ras dan antargolongan, sebagaimana tertuang dalam Standar Program Siaran (SPS) pasal 40 huruf (a)

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X